oleh

RSJ Sambang Lihum Kebanjiran Pasien Narkoba

Banjarmasin, BARITO – Kalau dulu rumah sakit jiwa (RSJ) Sambang Lihum merupakan khusus menampung pasien gangguan jiwa, sekarang mulai berkurang. Lantaran sejak tahun lalu, rs yang terletak di Jalan A Yani Km 17 itu mulai banyak menampung pasien korban narkoba.

“Jumlah perharinya pasien dengan ganguan narkoba sekitar 90 orang, dibandingkan pasien sakit jiwa sekitar hanya 60 orang,”sebut Machli Riyadi selaku Wakil Direktur Administrasi, Rabu (19/12) siang.

Usai menghadiri penandatanganan kerjasama dengan Ombudsman RI Perwakilan Kalsel di Banjarmasin, Machli menambahkan, jumlah itu relatif merata korban narkoba ini daru berbagai daerah kabuoate kota se Kalsel.

Mereka juga tak hanya korban penyalahgunaan narkoba karena vonis pengadilan, tetapi juga orang dengan gangguan narkotika. “Kalau penanganan pasien dilakukan selama tiga bulan gratis, tenaga maupun fasilitas di RSJ Sambang Lihum cukup memadai alias tidak kekurangan seperti kamar dan paramedis,” terangnya

Mantan Bagian Humas dan Hukum RSUD Ulin ini juga prihatin, karena sebagian pasien itu adalah anak dibawah umur.”Mereka yang direhab ada yang masih berusia 14, 15 an 16 tahun,”ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed