oleh

PKC PMII Kalsel Gelar Muspimda II di HST

Barabai, BARITO – Dalam rangka merumuskan pola kaderisasi ke depan, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) Ke – II yang ditempatkan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah kemaren Sabtu (19/1) pagi di Auditorium Pemda HST.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten HST Akhmad Tamzil yang selalu mengapresiasi langkah-langkah mahasiswa dalam ikut andil membangun pergerakan intelektual muda di Bumi Murakata.

Dalam sambutannya, Akhmad Tamzil menyampaikan beberapa tantangan nasional yang harus disikapi oleh PMII. Termasuk maraknya faham radikalisme dan aliran global yang ingin merongrong keutuhan NKRI. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan yang berhaluan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Annahdliyah ini harus sabar, ikhlas, konsekuen dan istiqamah dalam menjaga NKRI.

Musyawarah Pimpinan Daerah II (Muspimda II) Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) ini merupakan ajang konsolidasi internal PMII antar pengurus cabang di kabupaten.

Ketua PKC Sulsel, M. Ramli mengatakan, forum ini akan merumuskan strategi pengembangan kaderisasi, dan pengembangan semua bidang di tubuh PMII, baik bidang internal, eksternal, kekoprian, dan keagamaan.

“Muspimda kali ini menyampaikan paradigma PMII yang baru saja dirumuskan di Rakornas PB PMII,” tandasnya.

Lanjut, kegiatan ini akan menciptakan rekomendasi-rekomendasi untuk menjadi bahan PKC PMII Provinsi Kalimantan Selatan dalam menjawab kebutuhan cabang-cabang di daerah.

Sementara, Ketua PMII Cabang Barabai Irsyadul Insan selaku tuan rumah mengungkan rasa bangga bisa memfasilitasi kegiatan PMII dari 13 Kabupaten/Kota yang ada di Kalsel dalam perumusan kader PMII kedepan.

“Kegiatan ini dihadiri 13 Cabang se-Kalimantan Selatan dengan jumlah peserta kurang lebih 200 orang. Saya berharap, organisasi seperti PMII terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah. Dalam skala yang lebih besar, PMII diharapkan bisa memiliki peran yang signifikan bagi kemajuan bangsa dan negara,” pungkas Irsyad.

Kerja sama antara organisasi mahasiswa seperti PMII dengan pihak eksekutif maupun legislatif diharapkan dapat melanjutkan pembangunan daerah yang lebih baik.

“Kemajuan daerah perlu dibantu oleh paran organisasi mahasiswa. Karenanya, saya mendorong PMII untuk terus bersinergi dengan pihak eksekutif maupun legislatif,” paparnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed