oleh

Pastikan Jaringan Normal Saat Terdampak Banjir, Teknisi XL Axiata Lalukan Pengecekan Infrastruktur Jaringan

Batola, BARITO – Untuk menjaga kualitas jaringan telekomunikasi dan data di area terdampak bencana banjir, serta memastikan beroperasinya infrastruktur maupun dengan rekayasa jaringan, sejumlah
teknisi melakukan pengecekan kondisi infrastruktur jaringan XL Axiata di area Handil Bakti, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Sabtu (23/1/2021)

Banjir yang menerjang sebagian besar wilayah di Kalimantan Selatan sejak 12 Januari 2021 lalu berdampak terhadap sebagian kecil jaringan milik XL Axiata, terutama karena terganggunya aliran listrik

Untuk itu XL Axiata terus berusaha memulihkan jaringan di sejumlah titik yang terdampak, termasuk untuk layanan XL Home. Hingga saat ini masih ada sebanyak 40 BTS yang terkendala aliran listrik

Group Head Central Region XL Axiata, Rd Sofia Purbayanti mengatakan, “Kami terus memantau kondisi jaringan di sejumlah titik yang belum sepenuhnya pulih, termasuk untuk layanan XL Home. Hingga saat ini masih ada sebanyak 40 BTS yang terkendala aliran listrik, yang lokasinya tersebar di area terlanda banjir.” Ucapnya

Saat ini tim teknis XL Axiata juga telah berada di lapangan guna memantau kondisi dan kebutuhan darurat seperti genset dan bahan bakar tambahan untuk keperluan infrastruktur BTS, beberapa area dengan kondisi banjir parah di Kalimantan Selatan berada di Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Balangan.

Di sekitar area bencana, XL Axiata memiliki lebih dari 2.300 BTS (2G/3G/4G). Sofia menyatakan pihaknya akan berupaya keras menjaga layanan untuk bisa terus beroperasi

Tim XL Axiata juga melakukan pemantauan atas kondisi masyarakat di daerah-daerah rawan bencana di sekitar area Kalimantan, guna menyiapkan bantuan darurat jika memang diperlukan sewaktu-waktu.

Manajemen XL Axiata juga memberikan perhatian lebih pada penanganan bencana, bahkan juga telah menjalin kerjasama dengan aparat terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) setempat

Penulis : iman satria

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed