oleh

Lebih Dari 14 TKP Rumah Kosong Dibobol Adul Sani

Banjarmasin, BARITO – Saking banyaknya hingga belasan Tempat Kejadian Perkara (TKP), dua pelaku Spesialis pencurian rumah kosong bernama Abdul Sani alias Adul (34) dan Ade Novianor Saputra alias Tole (30), mereka lupa sebagian barang bukti yang dicuri, Kamis (16/1/2020) siang. Namun Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Ade Papa Rihi dalam Press Release, Kamis (16/1/2020) siang  mengatakan ada 14 TKP yang dibobol kedua pelaku tersebut.

Ade membeberkan, 14 TKP itu diantaranya, di wilayah Banjarmasin Timur  yakni, di Jalan  Gandaria I No 38 RT 12, Jalan Mangga 1namun korban tidak melapor. Sementara di Jalan Mangga IV Baru Ujung No 87 dan Jalan  Dharma Bhakti sesuai Laporan di polsek setempat dengan kerugian ponsel Vivo.

Kemudian di Jalan A Yani Km 5,5 Komp Bulog, Jalan  Pramuka Komp Melati Indah No 72 B RT 37. Juga di Jalan  Pramuka Melati Indah III Jalur 4 sesuai laporan No  612. Begitu juga di TKP Jalan  Dharma Bakti III dan di Jalan  Gatot Subroto Bantim.

Sedangkan di wilayah Banjarmasin Utara, pembobolan rumah dilakukan Adul warga Jalan Laksana Intan Gang Nilam RT 36 Kelurahan Kelayan Selatan Banjarmasin Selatan. Sedangkan Tole warga Jalan RK Ilir RT 02 kelurahan yang sama, yakni Jalan  Sultan Adam Komplek  Bumi Graha Lestari No 10 RT 14 dan kawasan Jalan  Sultan Adam.

Kemudian kawasaan Banjarmasin Selatan  di Jalan  Bumi Mas Raya Komplek Bumi Handayani sesuai laporan Polisi No 671. “Sedangkan dia dua TKP lainnya pelaku mengaku lupa,”ujarnya Ade didampingi Wakasatres AKP Gita Suhandhi.

Kompol Ade Papa Rihi juga menambahkan, biasanya kedua tersangka beroperasi pada waktu melakukan pencurian tersebut dari pukul 09.00  sampai 11.00 Wita. “Jadi kedua tersangka beraksinya membobol rumah yang kebetulan kosong ditinggal kerja atau pulang kampung, pada pagi jelang siang,”bebernya.

“Modus pelaku dengan hunting dan mengetuk pintu rumah calon korban, kemudian apabila ada orangnya, maka pelaku berpura-pura mencari seseorang, apabila tidak ada orang di rumah tersebut mereka langsung membongkar pintu rumah dengan menggunakan songket alias  besi penguit,”terangnya didamping juga Kanit jatanras Ipda Sugianto.

Adul sendiri merupakan residivis perkara pencurian bongkar rumah di Surabaya Jawa Timur. Penjual parpum ini   merupakan adik kandung tersangka Janaedi  yang tewas ditembak saat pencurian di asrama TNI Mojokerto.

Penulis: Arsuma

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed