oleh

Kementan Bantu 20 Truk Logistik Banjir

Stok Beras Kalsel Aman 4 Bulan

Banjarbaru, BARITO – Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (23/1/2021).

Bantuan sebanyak 20 truk berisi makanan dan kebutuhan harian itu didistribusikan ke 10 kabupaten/kota.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga menurunkan armada mobil yang mengangkut bantuan logistik sebanyak 5600 koli untuk warga terdampak banjir.

Penyerahan bantuan dari Kementan RI dilakukan oleh Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) RI, Hammam Riza yang mewakili Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo kepada Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor  di halaman Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalsel, Sabtu (23/1/2021) dihadiri pejabat terkait.

Sebelum melepas keberangkatan armada truk logistik dari Kementan RI, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan berbagai pihak

“Saat ini bantuan berdatangan, diantaranya kemarin dari angkatan laut, angkatan udara , angkatan darat serta dari  kepolisian . Mereka memberikan perhatian dan menunjukkan kepedulian kepada rakyat Kalsel atas musibah bencana banjir yang melanda wilayah kita. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir, karena mereka sangat kesulitan memenuhi kebutuhan. Bahkan, untuk mendapatkan secangkir air mineral saja luar biasa sulitnya,” ujar gubernur dalam sambutannya.

Gubernur memastikan, tidak ada korban banjir yang luput dari bantuan. Artinya, semua korban banjir mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik dari pemerintah propinsi, pusat dan kabupaten.

Untuk itu dia mengharapkan sinergitas semua pihak untuk bahu- membahu saling membantu.

Pada kesempatan itu, gubernur juga mengingatkan agar semua pihak tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan sampai kita terpapar Covid-19 lebih banyak lagi, karena akan membawa penderitaan yang lebih panjang. Kita semua tahu 3M :  menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, itu yang harus kita lakukan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman dalam laporannya mengatakan, bantuan dari mentan RI untuk bencana banjir di Kalsel diantaranya adalah beras, minyak goreng, gula, mie instan, susu anak, popok bayi, popok orang dewasa, terpal, masker, berbagai jenis sabun, pembalut wanita, selimut, obat-obatan dan sebagainya.

Untuk sektor pertanian, lahan yang terdampak di Kalsel terdiri dari lahan tanaman pertanian, padi,  jagung dan lain dan lain termasuk perkebunan seluas 46. 235 hektare.

Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa stok beras Kalsel cukup untuk 4 bulan ke depan.

Dari 46 ribu hektar yang terdampak,  kalau dihitung dengan produksi padinya, tukasnya, maka Kalsel akan kehilangan sekitar 200 ribu ton.

“Tetapi jangan khawatir,  200 ribu ton itu sangat kecil karena surplusnya di 2 juta ton. Empat bulan ke depan, kita masih aman karena pak gubernur selalu memberikan arahan kepada bupati untuk persiapan di lumbung pangan dan stok pangan sudah tersedia. Jadi,  4 bulan ke depan stok kita masih aman, lalu kita tanam, kita panen lagi nanti di 4 bulan ke depan. Panen padinya tidak hanya di 200 ribu ton,  tetapi panen di sekitar 600 ribu ton dan menyasar lagi sampai ke akhir tahun melakukan surplus,” bebernya.

Syamsir mengatakan, kementan siap membantu petani Kalsel yang terdampak .

Bantuan tersebut berupa benih bibit padi secara gratis sebanyak 50 ribu hektare.

Bantuan bagi petani menurutnya sangat penting karena usaha pertanian lah yang bisa bertahan di masa Covid 19 ini.

Sedangkan untuk infrastruktur lainnya, termasuk untuk pengolahan lahan, tukasnya, kementan siap memberikan bantuan alat mesin pertanian.

Selain itu, tambah Syamsir, pemerintah juga akan memperbaiki dan mengganti rumah penyuluh dan balai penyuluh pertanian yang rusak berat karena banjir.

Penulis: Cynthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed