oleh

Gara-gara Mangga Kakak Penjarakan Adiknya Kandungnya

-Home-1.673 views

Kades Mattone Kampung Baru Andi Satria Jaya, membesuk warganya Jumansyah yang mendekam jeruji bedi Polsek Kusan Hilir. (Foto: hali)

Batulicin. BARITO – Beberapa biji buah mangga mengantar Jumansyah (43) kejeruji besi, pasalnya kakak kandungnya bernama H. Sinto tidak terima adik kandungnya memetik buah mangganya tanpa sepengetahuanya.

kronologis Jumansyah Jl Kusuma Negara RT 02 Desa Mattone Kampung Baru, ditemani istri bernama Yana dan adik iparnya pergi mencolok buah mangga di tanah kakaknya yang nota bene sudah dibeli oleh H. Sinto kakak kandungnya.

Jumansyah menuturkan, pada saat beberapa biji buah mangga yang berhasil dipetik H. Sinto datang dengan mengatakan, buah mangga itu jangan dipetik karena sudah ada yang punya.

“kamu ini mau enaknya saja waktu I Tang (saudari mereka) sakit kamu tidak mau merawat,” Ujar Jumansyah menirukan perkataan H. Sinto.

Mendengar teguran itu Jumansyah pun mengembalikan buah mangga itu, namun H. Sinto mendekat ke pagar dan kamu sudah lama kan mau memukul saya ayo pukul, pukul ayo pukul sambil menyorong kepala, namub tidak digubris oleh Jumansyah, malah Jumansyah berpaling mau pulang tapi H. Sinto melompat pagar dan selalu bilang pukul ayo pukul saya tidak akan melawan.

Akhirnya H. Sinto mengeluarkan perkataan tidak senonoh ke istri dan adik iparnya, akibatnya emosi jumansyah tersulut dan terjadilah pemukulan, tidak terima dipukul H. Sinto, melaporkan kasus terut ke Mapolsek Kusan Hilir.

Sementara pengakuan H Sinto, bahwa Jumansyah bersama istrinya tidak terima ditegur karena pengambil buah mangga, sehingga Jumansyah dengan adik iparnya mengeroyok dirinya.

Dimana adik iparnya memegang kedua tangannya dari belakang sehingga Jumansyah dengan bebas mengirim bogem kewajahnya, merasa dipukul langsung dilaporkan kepolsek setempat dengan tuduhan penganiayaan.

Kepala Desa Mattone Kampung Baru Andi Satria Jaya, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian memilukan dan memalukan itu, terjadi beberapa hari yang lalu, bahkan dirinya bersama warga setempat sudah melakukan mediasi, namun tidak membuhkan hasil.

“Kami dan warga desa Mattone melalui Kapolsek setempat sudah menempuh segala cara untuk memediasi kejadian tersebut, bahkan saya pribadi memiminta dan memohon agar H. Sinto mencabut laporannya namun gagal,” Ujar Andi S Jaya.

Tidak hanya itu Dia juga memohon bantuan kepada Tokoh Agama dan tokoh masyarakat yang paling dituakan di kampung, namun H. Sinto tidak bergeming sedikitpun, sementara dari pihak keluarga besar H. Sinto juga melakukan mediasi dari kakak H. Sinto yang tertua dan keluarga yang dihormati dan dituakan, H. Sinto tetap mengatakan Lanjutkan kasusnya.

Menurut Andi S Jaya ada beberapa faktor H. Sinto tidak mau berdamai bahkan mencabut laporanya, karena ketika dirinya menemui H. Sinto, sempat mengatakan dampai mana istri Jumansyah mencintai suaminya.

“Sepertinya ada faktor masalah yang terjadi diantara kedua keluarga sehingga H. Sinto enggan berdamai, bahkan H. Sinto saat ditemui berucap ingin melihat sampai dimana strinya mencintai suami setelah dipenjara,” Ucap Andi S Jaya. Minggu (30/1) kemarin. (Hal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed