Martapura, BARITOPOST.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Bukit Batu, Riam Kanan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (11/10/2026) malam.
Video kobaran api yang menjalar panjang di punggung bukit viral di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @a_zuhdian pada 12 Oktober 2026 itu telah disukai 28,1 ribu akun dengan 700 komentar.
Berdasarkan update karhutla 12 Oktober 2026, sebanyak 17.108 titik panas terdeteksi secara nasional.
Kalimantan Selatan tercatat 623 titik panas, selain Papua Barat 860 titik dan Kalimantan Timur 732 titik.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut karhutla di Kalsel tidak semata bencana alam. “Sebagian besar kondisi kebakaran ini karena antropogenik atau ulah manusia.
Jadi pemicunya adalah iklim, kemudian penyebabnya ulah manusia,” paparnya.
Kebakaran di kawasan Riam Kanan ini memicu reaksi keras dari warganet. Pantauan di kolom komentar Instagram @a_zuhdian, sejumlah komentar dengan like ratusan muncul:
Akun bintahmad11 dengan 664 like menulis: “ANUU, NGERI BANAR, NEGARA NI SDH KRISIS KESADARAN DIRI MASING²,. Si anu merasa behiri lawan yg kawa becucul lahan, lalu meumpati jua menyucul… Paas ae..benyalaa terooss..jabull banar liwar dapatnya..💔”
Akun mom_ratatnar menulis: “Sedih meliat kalimantan kami setiap hari kebakaran dimana ada lahan hijau disitu lah api selanjutnya berkobar tp pemerintah daerah gak ada andil besar dalam hal ini… ini yang terburuk dari sebelum2nya seakan2 ingin menghanguskan bumi kalimantan”
Akun rizx dengan 98 like bahkan menulis singkat: “Itu bukan kebakaran tapi di bakar”
Hingga berita diterbitkan penyebab kebakaran di Bukit Batu Riam Kanan dan luas lahan yang terbakar masih belum diketahui.
Penulis/Editor: Editor Mercurius
Follow Google News Barito Post