oleh

Totok Yakin PTM Mampu Atasi Maraknya Anjal dan Badut Anak

Banjarmasin, BARITO – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diyakini menjadi penawar terkait maraknya anak jalanan dan badut anak yang mencari duit di berbagai titik perkotaan.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto.

Totok berasumsi, selama pandemi yang membuat dilarangnya belajar tatap muka diakuinya membuat kebebasan anak dalam beraktivitas.

Sebagai contoh, banyak ditemui anjal dan badut anak yang mencari duit di jalanan. Harusnya ini tidak terjadi, karena lama kelamaan dapat merubah karakter anak apabila tidak segera ditangani.

Hal itu belum lagi ditambah dengan faktor lainnya lagi. Misalnya, desakan ekonomi dan faktor lainya. Totok meyakini, solusi terbaiknya adalah menjalankan PTM kembali meskipun dengan persyaratan-persyaratan protokol kesehatan.

“PTM solusi terbaik mengurangi anak jalanan. Pasalnya kebanyak mereka anak sekolah,” katanya saat dihubungi via Whats App, Senin (14/6).

Terkait rencana PTM, Totok juga meyakinkan bahwa Disdik sudah matang persiapan. Bahkan persyaratannya seperti prokes dan memvaksinasi tenaga pengajar sudah dilaksanakan.

Diketahui, untuk melaksanakan PTM hal yang harus diperhatikan adalah fasilitas prokes seperti tempat pencucian tangan, kemudian pembatasan kuota bangku dan vaksinasi 70 persen guru.

Terkait vaksinasi, dari 256 sekolah SD sudah melaporkan : 232 SD atau 91,3%. Kemudian Jumlah Guru dan yang sudah Vaksin : 1.688 orang (72,08%).

“Hampir seluruh guru di sekolah sudah divaksin juga termasuk fasilitas prokesnya. Artinya pelaksanaan PTM sudah memenuhi syarat dan siap dilaksanakan dalam tahun ajaran baru yang aktif 12 Juli mendatang,” katanya.

Totok mengatakan lagi, pelaksanaan PTM tidak serta merta diwajibkan. Namun, orang tua wali bisa saja meminta pihak sekolah untuk pembelajaran daring, bagi wali murid yang tak ingin ambil resiko kesehatan anaknya.

“Orang tua wali yang ingin daring juga kami fasilitasi,” tutupnya.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed