Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Tongkat estafet kepemimpinan Katalia Kalimantan Selatan resmi berganti. Setelah hampir dua dekade dipimpin Dr.hc Yetramury, SE, kini Hj Siti Saniah, M.Pd dipercaya memimpin organisasi para ahli rias pengantin tersebut untuk periode 2026-2031.
Siti Saniah resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi dan Modern Indonesia (Katalia) Kalsel dalam pelantikan dan pengukuhan di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (24/9/2026). Kegiatan mengusung tema “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”.
Prosesi pelantikan dilakukan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kalsel Irfan Sayuti. Selain DPD Katalia Kalsel, turut dilantik dan dikukuhkan pengurus DPC Katalia Kota Banjarmasin yang diketuai Hj Elly Rahmi.
Di bawah kepemimpinan baru, Katalia Kalsel tidak hanya menargetkan penguatan organisasi, tetapi juga regenerasi dengan menyasar generasi muda hingga perempuan yang menjadi single parent.
“Kami ke depan akan merekrut anak-anak muda dan single parent. Semoga mendapat dukungan,” kata Siti seusai pelantikan.
Menurut Siti, keterampilan tata rias pengantin dapat menjadi pintu masuk untuk membuka peluang ekonomi. Karena itu, pelatihan yang dilakukan Katalia nantinya diharapkan tidak berhenti pada kemampuan merias.
Katalia juga akan mendorong pengembangan keterampilan pendukung industri pengantin, mulai dari pembuatan kue tradisional, katering, aksesori, bordir hingga kerajinan yang mengangkat unsur budaya Banjar.
“Pengantinan itu kan tidak hanya membutuhkan perias. Ada katering, snack, kue tradisional, pernak-pernik dan aksesori. Ini bisa menjadi peluang pekerjaan bagi mereka yang sudah mendapatkan pelatihan,” ujarnya.
Siti juga ingin peserta pelatihan tidak berhenti setelah memperoleh sertifikat. Mereka akan diarahkan mendapatkan pembinaan lanjutan sekaligus peluang menjadi mitra kerja ketika ada pekerjaan tata rias maupun kebutuhan lain dalam sebuah acara pengantin.
“Jangan sampai setelah pelatihan selesai, selesai juga. Kalau mereka sudah bisa, kita bina. Ketika ada job rias, bisa menjadi mitra. Begitu juga yang bisa membuat kue atau mengerjakan kebutuhan lainnya,” tuturnya.
Di tengah dorongan regenerasi, Katalia juga mengingatkan agar perkembangan tata rias modern tidak membuat pakem budaya ditinggalkan.
Ketua DPP Katalia Suzana Susilawati menegaskan, modifikasi bukan berarti bebas mengubah seluruh tata rias pengantin tradisional. Unsur adat, budaya, tradisi dan nilai yang terkandung dalam rias pengantin masing-masing daerah tetap harus menjadi pijakan.
Modifikasi terhadap pakem asli, kata dia, dibatasi maksimal 25 persen.
“Setiap proses modifikasi dilakukan dengan melibatkan tokoh-tokoh atau ahli yang mumpuni di bidang rias pengantin daerah yang bersangkutan,” jelas Suzana.
Katalia saat ini memiliki 25 jenis ragam skema yang dapat diujikan dalam proses kompetensi dan sertifikasi. Peningkatan kualitas perias juga terus didorong melalui berbagai kegiatan, termasuk dukungan terhadap kompetisi keterampilan kerja tingkat nasional.
Sementara itu, mantan Ketua DPD Katalia Kalsel periode 2007-2026, Dr.hc Yetramury, SE, menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan dengan sejumlah pekerjaan rumah.
Selama sekitar 19 tahun memimpin, salah satu capaian yang dirintis adalah pembakuan tata rias pengantin modifikasi dan modern Indonesia. Tata rias tersebut kemudian digunakan secara nasional, termasuk menjadi materi dalam uji kompetensi.
“Dalam kepengurusan yang baru, kami berharap pengurus baru dapat melanjutkan dan meningkatkan apa yang telah dilakukan pengurus sebelumnya,” kata Yetramury.
Ia juga mendorong pembakuan tata rias berbasis budaya terus dilanjutkan. Kekayaan adat dan budaya Indonesia yang sangat beragam, menurutnya, menjadi modal penting yang harus tetap dijaga sekaligus dikembangkan.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan tidak memutus capaian yang telah dibangun selama hampir dua dekade. Sebaliknya, kepengurusan baru dituntut membawa Katalia Kalsel lebih terbuka terhadap regenerasi, meningkatkan kompetensi anggota, sekaligus memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat.
Pelantikan diawali penampilan Tari Radap Rahayu. Setelah penandatanganan berita acara, pelantikan dan pengukuhan pengurus, kegiatan dilanjutkan workshop makeup pengantin modifikasi dan modern serta workshop gaun pesta.
Kepengurusan DPD Katalia Kalsel periode 2026-2031 dipimpin Hj Siti Saniah, M.Pd sebagai ketua, Rini Murtini sebagai sekretaris dan Hj Amaniah sebagai bendahara.
Penulis Filarianti
Editor Mercurius
**
Penulis/Editor: Mercurius**
Follow Google News Barito Post