Sebar 100 Tandon dan 21 Tangki Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Konferensi pers PAM Bandarmasih soal pemenuhan air bersih di Banjarmasin

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – PT Air Minum Bandarmasih terus upayakan memberikan cakupan air bersih kepada masyarakat di ujung-ujung wilayah Banjarmasin dengan memberikan fasilitas tandon air bersih yang disebar diberbagai titik kota.

Sedikitnya ada 100 tandon kapasitas 3.000 liter dan 21 armada tangki disiapkan layanai kebutuhan air bersih.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi menyampaikan, layanan gratis itu paling banyak disebar di wilayah Banjarmasin Barat dengan peletakan 74 tandon.

Kemudian 17 tandon di Banjarmasin Utara, 4 bagian tengah, 1 tandon di Timur dan 4 di wilayah Sungai Lulut Kabupaten Banjar.

 

“Semaksimal mungkin layanan air bersih ini kita layani ke lingkungan masyarakat yang paling terdampak kesulitan air bersih,” ujarnya.

Zulbadi melanjutkan, Kadar garam di Sungai Bilu hingga saat ini masih berada di atas standar pengolahan. Akibatnya, debit air yang dapat diproduksi melalui IPA 1 masih terbatas dan belum mencukupi kebutuhan pelayanan, khususnya di wilayah Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat.

Sebagai upaya peningkatan pasokan, PAM Bandarmasih melakukan peningkatan sistem kelistrikan dan kapasitas pompa di Intake Pematang Panjang. Kapasitas pompa ditingkatkan dari 280 menjadi 500 liter per detik per unit, dengan dua unit pompa yang beroperasi selama 24 jam untuk mendukung peningkatan pasokan air baku.

Di sisi distribusi, perusahaan mengoptimalkan 21 armada, terdiri atas enam truk tangki PAM Bandarmasih, empat kendaraan pickup modifikasi, dan sebelas armada bantuan dari Balakar.

PAM Bandarmasih juga menyediakan enam lokasi keran air tawar gratis untuk masyarakat. Empat lokasi beroperasi 24 jam setiap hari, yakni Kantor Utama PAM Bandarmasih, Booster S. Parman, Kantor Bantu Cemara, dan Kantor MTP Sungai Lulut. Sementara itu, Tower Soetoyo S beroperasi hingga pukul 24.00 WITA dan Kantor Bantu K.S. Tubun hingga pukul 22.00 WITA.

Berdasarkan evaluasi perusahaan, 16 wilayah dilaporkan mengalami peningkatan status pelayanan setelah berbagai upaya penanganan dilakukan.

Pemantauan sumber air baku, evaluasi distribusi, pengaturan pola pelayanan, serta optimalisasi armada dan tandon terus dilakukan untuk membantu memperbaiki kondisi pelayanan kepada pelanggan.

“Kami terus berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, baik melalui peningkatan infrastruktur maupun pelayanan alternatif kepada masyarakat. Kami berharap dukungan dan pengertian pelanggan selama kondisi air baku belum kembali normal,” tutupnya.

Penulis: Hamdani
Editor: Hamdani

Follow Google News Barito Post

​

Related posts

Pertengahan November Diprediksi Hujan Turun, Menhut Raja Antoni: Jangan Lengah

Turun Langsung ke Kalsel, Menhut Raja Antoni Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Supian HK Tekankan Teladani Semangat Perjuangan Pangeran Antasari