oleh

Saling Menghargai Walau Beda Aliran Seni Beladiri

Banjarmasin, BARITO – Sikap saling menghargai terus dijaga tiga sekawan yang memiliki aliran seni bela diri yang berbeda. Bahkan sampai saat ini, Geman Yusup SH MH (karate), Johnny Kim (taekwondo), dan John Christian SH MH (kempo) semakin intensif menjalin komunikasi sebagai bagian keluarga besar komunitas seni olahraga bela diri.

“Walaupun kami berbeda aliran seni bela diri, tapi tetap menjadi sahabat yang baik. Kuncinya, saling menghargai,” ungkap Johnny Kim, kemarin di Banjarmasin.

Sehari sebelum Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Udara baru Tjilik Riwut Palangkaraya (Kalteng), lanjutnya, kembali dipertemukan. “Saat bersua, topik pembicaraan lebih banyak masalah olahraga seni bela diri,” tuturnya.

Sebagai mantan penggiat seni olahraga beladiri, sambungnya, tentunya banyak hal yang berkesan selama menekuni seni bela diri masing-masing. “Kami sering tukar pengalaman untuk terus memajukan dan mengembangkan olahraga beladiri di daerah. Tak perlu merasa paling hebat, mengingat di atas langit masih ada langit,” ucapnya.

Begitu juga pengalaman hidup serta aktivitas sosial masing-masing, timpal Geman Yusup, penuh kisah romantika dan dinamika. “Semua ini kami jalani melalui komunikasi saling menghargai,” ucapnya.

Penulis: Tolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.