Reses di Empat Titik, HM Makmur Tampung Keluhan Warga soal Bansos, Infrastruktur hingga Air Bersih

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read

Banjarmasin, BARITO

Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Demokrat, HM Makmur, melaksanakan kegiatan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di empat titik lokasi berbeda. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari ketidaktepatan data penerima bantuan sosial (bansos), kerusakan infrastruktur jalan dan drainase, hingga kebutuhan air bersih.

Empat lokasi reses tersebut meliputi Jalan Veteran Gang Baru 1, Kelurahan Kuripan; Jalan Mangga 3, Kompleks Arrahim RT 24, Kelurahan Kebun Bunga; Jalan A Yani Kilometer 4,5, Kompleks Amanda Permai Gang Hidayah RT 26; serta Jalan Cempaka Putih RT 15.

HM Makmur mengatakan, kegiatan reses menjadi kesempatan bagi dirinya untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Alhamdulillah, hari ini saya telah menyelesaikan reses di empat titik lokasi berbeda. Ada banyak usulan warga yang disampaikan kepada kami, dan semuanya akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah perubahan data desil masyarakat yang berdampak terhadap penerimaan bantuan pemerintah. Menurut Makmur, terdapat warga yang sebelumnya berada pada desil di bawah 5, tetapi kemudian naik menjadi desil 6 hingga 7 sehingga tidak lagi menerima bantuan sosial.

Padahal, berdasarkan kondisi ekonomi yang disampaikan warga, mereka masih tergolong keluarga tidak mampu dan dinilai layak mendapatkan bantuan.

“Ini menjadi perhatian kita bersama agar pendataan ke depan tidak lagi keliru. Warga yang benar-benar tidak mampu harus bisa mendapatkan bantuan sesuai ketentuan, jangan sampai justru mereka yang membutuhkan malah tidak menerima bantuan,” tegasnya.

Selain persoalan bantuan sosial, warga juga menyampaikan sejumlah usulan terkait perbaikan infrastruktur. Di antaranya perbaikan jalan di beberapa lokasi yang mengalami kerusakan, baik kerusakan ringan maupun yang memerlukan penanganan lebih besar.

Persoalan drainase turut menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah saluran air dinilai belum mampu mengalirkan air dengan lancar, terutama ketika hujan turun. Kondisi tersebut dikhawatirkan menyebabkan genangan hingga merendam badan jalan dan mengganggu aktivitas warga.

Karena itu, masyarakat mengusulkan perbaikan drainase agar aliran air dapat berfungsi lebih optimal dan risiko genangan dapat dikurangi.

Di sisi lain, kebutuhan air bersih juga menjadi aspirasi yang disampaikan warga. Kondisi kemarau yang berlangsung saat itu membuat kebutuhan terhadap pasokan air bersih semakin dirasakan. Warga berharap adanya bantuan distribusi air bersih, terutama karena air ledeng yang tersedia di sejumlah lingkungan disebut belum dapat dikonsumsi secara langsung.

Makmur menegaskan, berbagai aspirasi yang dihimpun selama kegiatan reses tersebut akan dirangkum menjadi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD untuk selanjutnya disampaikan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin.

Melalui mekanisme tersebut, ia berharap usulan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah, sehingga persoalan yang dihadapi warga dapat ditangani sesuai skala prioritas, kebutuhan, serta kemampuan anggaran pemerintah.

“Dari hasil reses ini, aspirasi masyarakat akan kami teruskan menjadi pokok-pokok pikiran dewan untuk disampaikan kepada Pemko Banjarmasin. Harapannya, usulan-usulan warga ini bisa ditindaklanjuti dan direalisasikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.

Reses tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam menyampaikan kebutuhan mendasar warga terkait bantuan sosial, perbaikan infrastruktur lingkungan, penanganan genangan, serta pemenuhan kebutuhan air bersih. (Masrifani)

 

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar