Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Selama dua pekan terakhir, Polda Kalimantan Selatan gencar menggelar razia sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Banjarmasin, Sabtu (24/10) malam. Bukan hanya memeriksa barang bawaan, pengunjung pun dites urine, tak terkecuali pengelola tempat hiburan.
Dari sederet THM yg dirazia, banyak pihak yg mempertanyakan kenapa Caviar Super Club di Jalan A Yani Km 5 Banjarmasin Timur dan Caviar Driving Stadion Lambung Mangkurat “tak tersentuh” razia, hal ini menimbulkan tanda tanya besar di dunia bisnis hiburan Banjarmasin.
Pertanyaan itupun akhirnya “dijawab” jajaran Polda Kalsel malam Minggu lalu. Seluruh pengunjung diperiksa barang bawaannya dan skaligus menjalani tes urine.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, memimpin langsung operasi tersebut. Ia didampingi Wakil Direktur Resnarkoba dan Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin.
Selain personel Direktorat Reserse Narkoba, operasi ini melibatkan unit anjing pelacak K-9 Dit Samapta, Bid Propam, Bid Dokkes, serta Sat Narkoba Polresta Banjarmasin. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan juga ikut dalam kegiatan tersebut.
Razia ini mendukung program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas kampung narkoba dan mencegah peredaran gelap narkotika. Melalui operasi tersebut, petugas menyasar tempat hiburan yang berpotensi menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba. Petugas mengambil sampel urine secara acak untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkotika.
Baktiar mengatakan, pihaknya mengintensifkan pengawasan di sejumlah ruang publik. Langkah ini bertujuan mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Kalimantan Selatan.
“Langkah preventif dan penindakan tegas ini, merupakan wujud komitmen Polda Kalsel dalam menyukseskan program prioritas Bapak Kapolri untuk memberantas jaringan serta ruang gerak peredaran narkoba, baik di kawasan pemukiman padat maupun tempat hiburan,” ujar Baktiar.
Menurutnya, upaya pencegahan perlu berjalan beriringan dengan penegakan hukum. Karena itu, Polda Kalsel menggandeng BNNP dan Polresta Banjarmasin untuk memperkuat pengawasan.
Polda Kalsel berencana meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) secara berkala. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Follow Google News Barito Post