oleh

360 Personel Polda Kalsel Penyintas Covid-19 Siap Donor Plasma Konvalesen

Banjarmasin, BARITO – Ratusan polisi penyintas Covid-19 di lingkungan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan diminta menjadi pendonor plasma konvalesen.

Terapi pengobatan menggunakan plasma konvalesen dilakukan dengan memasukkan plasma darah penyintas Covid-19 yang mengandung antibodi ke tubuh pasien yang masih menderita Covid-19.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kalsel, Kombes Pol dr Ubaidillah, mengatakan, saat ini ada kurang lebih 360 anggota Polri di Polda Kalsel dan Polres jajaran yang pernah sembuh dari Covid-19 dan berpotensi  menjadi pendonor plasma konvalesen.

“Terkait donor plasma konvalesen selama ini memang sudah beberapa ada dilakukan anggota di Polda Kalsel,” kata Ubaidillah kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/2/2021).

Donor plasma konvalesen dapat dilakukan melalui Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin. “Kami sudah membuat surat edaran ke satker-satker lainnya di Polda Kalsel agar anggotanya yang pernah sembuh Covid-19 untuk mendonorkan darahnya melalui PMI,” bebernya.

Namun, sambung mantan Kabid Dokkes Polda NTB ini, tidak semua penyintas Covid-19 bisa otomatis menjadi pendonor.

Pasalnya calon pendonor harus terlebih dahulu diperiksa kadar antibodi yang ada di dalam darahnya agar bisa diambil plasmanya darahnya dan efektif digunakan sebagai alternatif terapi pengobatan Covid-19.

Polisi pertama di Kalsel yang menerima  Vaksin Covid19 ini menjelaskan, langkah tersebut diupayakan untuk membantu proses penyembuhan para pasien yang masih menderita Covid-19.

Apalagi menurutnya masih ada 36 anggota Polri di Polda Kalsel dan Polres jajaran yang masih dirawat karena Covid-19.

Sejak Covid-19 melanda tanah air, tercatat enam  anggota Polri di Polda Kalsel dan Polres jajaran meninggal dunia.

Penulis: Mercurius
Editor : Dadang Yulistya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed