Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID – Sebagai bentuk empati atas musibah kecelakaan KM Virgo Transport 8 dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar doa bersama di Masjid Riyadus Shalihin Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (22/9/2026).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026 kali ini digelar berbeda dengan doa bersama, karena situasi Kalsel saat ini memprihatinkan.
“Doa bersama ini sebagai bentuk empati kita atas musibah yang terjadi saat ini, seperti Kapal Virgo yang masih banyak korban belum ditemukan dan kondisi udara Kalsel yang masih diselimuti kabut asap akibat Karhutla,” katanya.
Sehingga, pada peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lanjutnya. Doa bersama yang diinisiasi Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. Fahri Siregar itu menjadi bentuk kepedulian Polda Kalsel atas situasi yang terjadi saat ini di tengah masyarakat.
“Kita mengundang para tuan guru, alim ulama serta unsur dari forum lalu lintas dan angkutan jalan untuk berdoa bersama, semoga semua cobaan ini bisa dilewati dan daerah kita senantiasa mendapatkan keberkahan,” ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong, KH Muhammad Mukri Yunus, menyampaikan tausiah dengan mengingatkan umat manusia untuk selalu meminta ampunan-Nya dan berbuat baik kepada sesama.
Acara doa bersama itu diakhiri pemberian tali asih kepada anak-anak panti asuhan dan pondok pesantren oleh Kapolda.
Di momen Hari Lalu Lintas Bhayangkara itu, Kapolda Yudha berharap jajaran Direktorat Lalu Lintas terus meningkatkan profesionalismenya lewat pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sejalan dengan tema peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini yaitu Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri, maka Polantas harus selalu hadir di tengah masyarakat melayani sepenuh hati,” tutupnya.
Penulis: Iman Satria
Editor: Mercurius
Follow Google News Barito Post