Perbasasi Kalsel Gelar Kejurprov 2026, Seleksi Atlet dan Persiapan Pra PON 2027

by baritopost.co.id
0 comments 3 minutes read
Ketua Perbasasi Kalsel, Yadi Mahendra Muhyin, melakukan pemukulan bola pada pembukaan Kejurprov Baseball, Kamis (27/8) di Lapangan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru. (foto: Tolah/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal seleksi dan persiapan atlet dalam menghadapi Pra PON 2027, Kamis (27/8) di Lapangan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru.

Kejurprov tersebut diikuti sekitar 90 atlet yang berasal dari empat Pengurus Cabang (Pengcab) Perbasasi kabupaten/kota di Kalsel, yakni Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Banjar.

“Kejurprov menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus seleksi atlet untuk menghadapi agenda nasional mendatang, terutama menyongsong Pra PON tahun depan,” ungkap Ketua Perbasasi Kalsel, Yadi Mahendra Muhyin.

Menurutnya, baseball masih tergolong olahraga yang belum terlalu dikenal luas masyarakat. Karena itu, Kejurprov juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi sekaligus mendorong Pengcab agar lebih aktif melakukan pembinaan dan mencari bibit-bibit atlet potensial.

Ia optimistis baseball Kalsel mampu kembali menunjukkan prestasi di tingkat nasional hingga menembus PON 2028.
“Target kami tentu bisa tembus PON 2028. Baseball Kalsel punya histori yang baik. Pada PON Kaltim berhasil meraih medali perunggu dan atlet-atlet kita juga banyak yang menembus Timnas Indonesia,” katanya.

Ia mengakui pembinaan baseball di Kalsel dalam beberapa tahun terakhir sempat mengalami penurunan, terutama dalam pencarian dan pembinaan atlet. Karena itu, Perbasasi Kalsel kini berupaya melakukan pembenahan secara bertahap.

Saat ini, dari tujuh Pengcab yang telah terbentuk, terdapat tiga Pengcab yang belum dapat mengikuti Kejurprov karena persoalan kepengurusan. Perbasasi Kalsel menargetkan pembenahan organisasi tersebut agar ke depan partisipasi Pengcab semakin banyak. “Langkah pertama adalah menyiapkan kepengurusannya. Setelah itu mencari bibit-bibit atlet. Ini menjadi pekerjaan rumah kami,” jelasnya.

Selain persoalan pembinaan, menurutnya, juga menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana. Kalsel belum memiliki lapangan baseball yang memenuhi standar nasional. Kondisi tersebut diharapkan mendapat perhatian pemerintah daerah agar atlet dapat berlatih dengan lebih nyaman dan meningkatkan kemampuan. “Kami sudah menyampaikan kepada Dispora. Mudah-mudahan tahun depan ada kabar baik sehingga kita memiliki lapangan dengan standar nasional,” harapnya.

Anggota DPRD Kalsel ini juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dispora Kalsel terhadap pembinaan baseball. “Dukungan tersebut terus ditingkatkan, termasuk membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui sponsorship,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Prestasi Dispora Kalsel, Heru Susmianto mengatakan, Dispora berupaya memberikan dukungan pendanaan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
“Dispora sebenarnya menganggarkan pendanaan untuk kegiatan Kejurprov, tetapi tidak semuanya dapat kami fasilitasi karena keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Terkait persiapan menuju Pra PON, Heru menegaskan Dispora Kalsel saat ini memprioritaskan pembinaan atlet yang memiliki prestasi. “Untuk saat ini kami memprioritaskan atlet yang berprestasi. Pembinaan secara berkelanjutan dilakukan, termasuk pemberian insentif kepada atlet agar mereka dapat terus berkegiatan dan meningkatkan prestasinya,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Tolah

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar