Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Indonesian Cycling Federation (ICF) Kalimantan Selatan (Kalsel) kini memilik nakhoda baru. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalse, H. Subhan Nor Yaumil, SE., M.Si., dipercaya memimpin induk organisasi sepada daerah untuk masa bakti 2026-2031.
Subhan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ICF Kalsel yang digelar di Hotel Grand Maya, Landasan Ulin, Banjarbaru, Rabu (26/8/2026).
Usai terpilih, Subhan menegaskan akan membawa ICF Kalsel dengan visi mewujudkan organisasi yang berprestasi, berbudaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Banua. “Fokus kita ke depan ada tiga, yaitu prestasi, event, dan masyarakat,” ujarnya.
Untuk bidang prestasi, Subhan mengatakan, ICF Kalsel akan memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang, mulai usia dini hingga tingkat elite. Targetnya, atlet-atlet Banua mampu meraih podium pada ajang olahraga multi-event maupun kejuaraan nasional yang diselenggarakan ICF Pusat.
Selain pembinaan atlet, ICF Kalsel juga berencana kembali menghidupkan event balap sepeda yang mengangkat potensi pariwisata daerah. Nama event tersebut masih akan dimatangkan, antara lain kemungkinan menggunakan nama Tour de Loksado, Tour de Banua, atau Tour de Meratus.
“Kita ingin event tersebut bersinergi dengan sport tourism di Kalsel, sehingga destinasi wisata kita semakin dikenal, tidak hanya di luar daerah tetapi juga hingga dunia,” katanya.
Sementara untuk aspek kemasyarakatan, lanjutnya, ICF Kalsel akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas sepeda dan pihak swasta. Kampanye bersepeda sehat dan bersepeda selamat menjadi salah satu program yang akan didorong.
Subhan juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pengurus ICF di kabupaten dan kota. Penjaringan atlet berprestasi akan dilakukan dari daerah, kemudian diseleksi secara berjenjang di tingkat provinsi.
“Dari hasil seleksi itulah kita harapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengangkat nama Banua,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal ICF Pusat, Jadi Rajagukguk, mengatakan Musprov ICF Kalsel digelar dengan agenda utama memilih ketua dan kepengurusan baru. “Kepengurusan sebelumnya telah berakhir masa baktinya dan belum menyelenggarakan Musprov. Karena itu, ICF Pusat mengambil alih proses organisasi dan menunjuk karateker berdasarkan rekomendasi KONI Kalsel, Pemerintah Provinsi Kalsel serta usulan dari kabupaten dan kota,” bebernya.
Menurut, Kalsel memiliki potensi atlet balap sepeda yang cukup besar. Ia menyebut atlet Kalsel selama ini mampu bersaing dalam kejuaraan nasional, baik nomor road bike (RB) maupun mountain bike (MTB).
“Kalsel selalu hadir di setiap Kejurnas dan ada atlet yang naik podium. Kalau konsentrasi pembinaan dilakukan dengan baik, saya yakin Kalsel bisa menjadi salah satu daerah yang menyumbangkan atlet ke tingkat nasional dan internasional,” katanya.
Ia berharap kepengurusan baru tidak hanya fokus pada pembinaan dan organisasi, tetapi juga memperbanyak kompetisi secara berjenjang. Aatlet yang terus berlatih tetapi minim kompetisi akan kesulitan mengukur kemampuan dan perkembangan prestasinya.
“Kompetisi harus dilakukan secara berjenjang, dimulai dari kabupaten dan kota, kemudian tingkat provinsi. Setelah itu, atlet terbaik dibawa ke Kejurnas,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi mengapresiasi terpilihnya Subhan Nor Yaumil sebagai Ketua Umum ICF Kalsel. Ia berpesan kepengurusan baru dapat bekerja bersama dengan pengurus kabupaten dan kota serta mendapat dukungan seluruh pihak.
“Kita tidak bekerja sendirian, tetapi dibantu teman-teman di kabupaten dan kota. Kami akan mendukung sepenuhnya,” ujarnya.
(foto: Tolah/brt)
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post