Pemblokiran Internet Berkepanjangan di Iran Ganggu Perekonomian

by adm barito post
0 comments 1 minutes read

Iran, BARITOPOST.CO.ID – Kebijakan pemblokiran internet berkepanjangan di Iran dilaporkan mulai memukul mundur roda perekonomian negara tersebut. Dampak dari kelumpuhan digital ini tidak hanya menghantam sektor bisnis makro, tetapi juga membuat kondisi kehidupan masyarakat sipil di berbagai penjuru wilayah kian memprihatinkan.

Baca Juga: Masjid Al Jihad Banjarmasin Siap Sembelih 100 Sapi Kurban

Berdasarkan laporan lembaga pemantau netralitas internet global, NetBlocks, estimasi kerugian ekonomi yang diderita Republik Islam Iran akibat pembatasan akses internet ini telah menembus angka fantastis, yakni lebih dari US$ 2,6 miliar (Rp46 triliun).

Pendiri Netblocks, Alp Toker, mengatakan dampak pemadaman internet tidak hanya menghantam ekonomi digital, tetapi juga sektor informal dan bisnis independen yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.

“Ada dampak besar, bukan hanya terhadap ekonomi digital Iran tetapi juga lebih luas lagi, termasuk sektor ekonomi informal, perdagangan independen, dan bisnis nonresmi,” kata Toker.

Baca Juga: Masjid Al Jihad Banjarmasin Siap Sembelih 100 Sapi Kurban

Media Iran, Donya-e Eqtesad, bahkan menyebut dampak pemadaman internet sebagai “gempa bumi senyap” yang melumpuhkan ekonomi negara tersebut, setara dengan dampak serangan udara Amerika Serikat dan Israel.

Surat kabar itu memperkirakan kerugian ekonomi Iran mencapai lebih dari empat kuadriliun rial atau hampir setara US$2,5 miliar (Rp44 triliun) berdasarkan kurs pasar terbuka.

Pembatasan digital berskala masif yang awalnya diberlakukan menyusul eskalasi ketegangan geopolitik dan keamanan dalam negeri, kini berubah menjadi bumerang bagi sektor perdagangan lokal. Mayoritas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Iran terpukul hebat akibat hilangnya konektivitas.

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar