Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Pembina Komunitas Rakyat Banua Bersatu (KRBB) Kalimantan Selatan, Rizal Akbar Sarupi, menekankan pentingnya penguatan fondasi organisasi, khususnya dari sisi legalitas dan tata kelola kelembagaan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan syukuran sekaligus buka puasa bersama KRBB pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (4/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Rizal mengatakan organisasi yang ingin berkembang serta memberikan dampak luas bagi masyarakat harus memiliki dasar hukum dan administrasi yang jelas.
“Legalitas organisasi harus segera dilengkapi. Dengan dasar yang kuat, gerakan yang dilakukan akan lebih maksimal dan memiliki kekuatan untuk menjalankan berbagai program,” ujarnya.
Mantan Komisaris Bank Kalsel itu juga menilai keberadaan KRBB yang menghimpun berbagai unsur masyarakat Banua memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial maupun pembangunan daerah. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan struktur organisasi yang tertata serta administrasi yang lengkap.
“Kalau legalitasnya sudah lengkap, maka gerakan organisasi tidak hanya dirasakan di internal saja, tetapi juga bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Rizal yang akrab disapa Babeh juga menegaskan pentingnya membangun sinergi antara organisasi masyarakat dengan pemerintah daerah. Menurutnya, organisasi dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan.
“Kita harus tetap mendukung pemerintah daerah yang ada. Tagline atau program yang disampaikan pemerintah harus sejalan dengan pelaksanaan di lapangan. Di sinilah peran organisasi seperti KRBB untuk ikut mengawal dan membantu,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KRBB Kalsel, Nur Afifah Adhani, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat terus berkembang menjadi wadah yang solid sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kita ingin organisasi ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Banua,” ujarnya.
Kegiatan syukuran dan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara dihadiri puluhan anggota KRBB dari berbagai latar belakang profesi.
Antusiasme peserta juga terlihat dari jumlah kehadiran yang melebihi perkiraan panitia. Jika sebelumnya hanya ditargetkan sekitar 30 orang, ternyata lebih dari 50 anggota hadir mengikuti kegiatan hingga selesai.
Dengan mengenakan seragam hitam dan jilbab berwarna fuchsia, para anggota yang mayoritas ibu-ibu tampak kompak mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama hingga berbuka puasa.
Melalui kegiatan ini diharapkan kebersamaan yang terjalin di bulan suci Ramadan semakin memperkuat solidaritas antaranggota sekaligus menjadi awal yang baik bagi perjalanan KRBB dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Penulis : Filarianti
Editor : Mercurius
Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya