oleh

Pelaku Pembunuhan di PT DML Berhasil Diringkus tak sampai 24 Jam 

Banjarmasin, BARITO – Peristiwa pembunuhan terjadi di di depan PT  DML Dockyard, Jalan Ir  PHM Noor RT 03 RW 41 Kelurahan Kuin Cerucuk Kecamatan Banjarmasin Barat, Jumat (14/1/ 2022) pagi  sekitar pukul 11.30 Wita.

Korban bernama Erwan Budianto (41) karyawan setempat tewas dengan satu  mata luka tusukan senjata tajam (sajam) di dada sebelah kiri. Warga Jalan Alalak Utara Gang Baru Kelurahan Alalak Utara Kecamatan Banjarmasin Utara itu sempat sekarat dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Suakan Insan, namun tak lama kemudian meninggal dunia.

Sementara itu pelaku berinisial AD (43) warga Jalan  Teluk Tiram Darat Gang Family Kelurahan  Teluk Tiram Kecamatan  Banjarmasin  Barat dibekuk tak sampai 24 jam. Pihak kepolisian mendapatkan barang bukti berupa satu lembar baju kaos warna hijau yang ada bercak darah dan satu bilah Sajam masih dalam pencarian.

Perkelahian maut itu bermula dari korban yang cekcok dengan pelaku, namun para saksi tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi pokok permasalahan.  Tak lama kemudian mereka berkelahi dan pelaku menggunakan sajam, kemudian langsung menusuk korban lalu  melarikan diri ke arah perairan Sungai Barito.

Pada saat kejadian tersebut tidak ada yang berani mendekati atau mengamankan pelaku. Selanjutnya dari pihak Safety PT DML Dockyard membawa korban ke RS Suaka Insan Banjarmasin untuk mendapatkan pertolongan medis terhadap korban. Namun  tak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Faizal Rahman melalui Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting mengatakan, pelaku dibekuk pada malam hari tepatnya pukul  21.00 Wita. Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Barat guna proses hukum lanjut.

AL diciduk di Jalan Pemangkih Baru Kecamatan Tatah Makmur atau  Kertak Hanyar Kabupaten  Banjar oleh  Gabungan unit Ops Reskrim Polsek Banjarmasin  Barat dibackup Unit Resmob Polda Kalsel, Unit Jatanras Polresta Banjarmasin, Sat Polair Polresta dan Unit Resmob Polres Batola.

“Motif pelaku dari cekcok itu karena tersinggung sering ditantang berkelahi oleh korban,”pungas Ipda Hendra kepada wartawan.

Penulis: Arsuma
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed