Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Nasib tak beruntung dialami pasangan suami istri bernama Junaidi dan Rusnah yang tinggal di rumah kayu lapuk berukuran sekitar 4×3 meter di tengah perkotaan, RT 11, Banjarmasin Tengah, Kelurahan Sungai Baru.
Kondisi pasangan paruh baya ini pun diperparah rumah yang tak memiliki toilet. Sehingga jalan keluarnya numpang tetangga hingga dibungkus dengan plastik dan dibuang ke sungai.
Alih-alih mau membangun WC, Keseharian, pasangan ini hanya tergantung dari upah mencuci pakaian yang pendapatannya tak menentu. Meski ditengah kondisi kemiskinan, mereka tidak mengemis, selalu bersyukur dengan apa yang ada.
“Pendapatan kami hanya dari mengambil upah mencuci, biasanya dapat 40 ribu sekali ambil upah tapi tidak mesti setiap hari. Kalau suami sudah tidak kuat lagi kerja dan sering sakit-sakitan.
Rumah kami apa adanya dan sudah miring, tempat buang air tidak punya, maaf terkadang kami numpang tetangga, buang ke sungai dan dibungkus plastik,”
“Kami ingin memiliki WC mudahan bisa dibangun, sebelumnya kami Bab lewat jamban, tapi sekarang jambannya dihancurkan,”
Sementara itu, Lurah Sungai Baru, Zelia Hadist mengaku prihatin terhadap warganya tersebut. Ia tak menyangka ada warganya yang tinggal di rumah tak layak huni, apalagi tidak memiliki jamban atau tempat buang air.
Zelia pun mengaku mengupayakan agar pasangan Junaidi dan Rusnah segera bisa mendapat bantuan agar bisa hidup lebih layak.
“Dari laparan warga, miris ternyata ada warga kami dengan kondisi seperti ini, rumah mau runtuh dan tidak memiliki WC. Ini akan kita upayakan dan koordinasikan apakah bisa mendapatkan bantuan dari PUPR atau CSR, harapannya solusi untuk warga kami ini bisa mendapatkan hidup yang layak,” ucapnya.
Penulis : Hamdani
Follow Google News Barito Post