Kelompok Tani Ngudi Rahayu ‘Tingkatkan Produktivitas Berkelanjutan’ Binaan Pertamina Patra Niaga

Penguatan Kapasitas Petani melalui Penerapan Teknologi Budidaya Hortikultura "Untuk Meningkatkan Produktivitas Berkelanjutan" digelar di Balai Pertemuan Kelompok Tani Ngudi Rahayu Landasan Ulin Kota Banjarbaru

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID – Penguatan Kapasitas Petani melalui Penerapan Teknologi Budidaya Hortikultura “Untuk Meningkatkan Produktivitas Berkelanjutan” digelar di Balai Pertemuan Kelompok Tani Ngudi Rahayu Jalan Tambak Ratap RT 040 RW 006 Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Pembangunan Gedung Kantor Cabang Bank Kalsel Dimulai di Banjarbaru

Dimas Budiman AFT Manager Syamsudin Noor mengungkapkan, melalui CSR pihaknya memberikan pupuk dan bibit unggul, berupa bibit cabai, sawi, dan melon.

Menurutnya, dari tiga kelompok tani yang dibina, mereka berusaha semaksimal mungkin memberk support untuk peningkatan produktifitas. “Kami juga memberikan penyuluhan, juga inovasi berupa irigasi dan monitoring kelembaban tanah dan lainnya,” katanya.

Tentu, sambungnya, pemasaran dilakukan dengan koordinasi bersama tim, baik pemasaran offline dan online.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ngudi Rahayu Sagim, mengatakan, para petani bertani khususnya budidaya melon, cabai, serta berbagai jenis sayuran lainnya yang dibantu PT Pertamina Patra Niaga. “Kami bersyukur diberi kepercayaan Pertamina mengelola dana CSR untuk mengerjakan pertanian di lahan seuas 40 hektare,” tuturnya.

Baca Juga: Pembangunan Gedung Kantor Cabang Bank Kalsel Dimulai di Banjarbaru

Ia mengungkap, kelompok tani yang dibentuk sejak 2008 ini terdiri 30 anggota dan sistem pertanian mereka ditanam dan dipanen bergantian antara buah dan sayur.

“Panen bergantian, jadi selalu ada produksi,” kata Sagim yang secara pemasaran menjual pada pengepul dan juga pemilik toko sayur.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru Abu Yajid Bustami SSos MAP,  berharap semoga kegiatan berkelanjutan ini meningkatkan kapasitas petani di Banjarbaru.

“Alhamdulillah pula walikota Banjarbaru dan DPRD sudah memayungi 1.000 hektar lahan pertanian berkelanjutan yang tidak boleh dialihfungsikan,” tambahnya.

Baca Juga: Pembangunan Gedung Kantor Cabang Bank Kalsel Dimulai di Banjarbaru

Dukungan lainnya, membantu suplai air melalui pompanisasi 11 unit dan dibantu peninjauan lapangan oleh penyuluh serta ada 16 titik sumur bor.

Kegiatan Penguatan Kapasitas Petani melalui Penerapan Teknologi Budidaya Hortikultura “Untuk Meningkatkan Produktivitas Berkelanjutan” dibuka Abu Yajid Bustami SSos MAP.

Hadir pula Alifa Meisarah (Sr. Spv. CSR & SMEPP Regional Kalimantan) dan tim, Frins Usi Farina M., S.P., M.M (Kepala BPP Landasan Ulin), Ahmad Rifani S.Pt., (Katimker Penyuluhan Kota Banjarbaru), Dr. Shinta Anggreany, SP., M.Si (Kapoksi Penerapan & Penilaian Kesesuaian BRMP Provinsi Kalimantan Selatan), Dinny Wahyuny, S.STP (Camat Landasan Ulin), Fitria Khairani, S.E., M.M (Lurah Syamsudin Noor), Supri (Ketua LPM Syamsudin Noor), Rosadi (mewakili Kabid Penyuluhan), Rahmalina (mewakili Kabid Pertanian dan Perkebunan), serta tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga: Pembangunan Gedung Kantor Cabang Bank Kalsel Dimulai di Banjarbaru

Untuk diketahui, Wilayah Kecamatan Landasan Ulin, merupakan kawasan yang dikenal sebagai salah satu lahan pertanian di Banjarbaru terutama jenis sayur dan buah.

Melalui Program Penguatan Kapasitas Petani dengan penerapan Teknologi Budidaya Hortikultura, Pertamina Patra Niaga membantu meningkatkan produktivitas berkelanjutan.

Hal itu, untuk meningkatkan produktivitas berkelanjutan petani, pemerintah bersama perusahaan berupaya memberikan penguatan kapasitas.

Related posts

Memilih Laptop Kini Menjadi Investasi Jangka Panjang, Axioo Lengkapi dengan Perlindungan Axioo DP XTRA hingga 3 Tahun

SpaceXAI Luncurkan Grok 4.5

Inovasi Mengubah Dunia Makin Tren