Koordinasi dan Harmonisasi Antarwilayah Penting Untuk Tingkatkan Pelayanan Bus Trans Banjarbakula

RAPAT KOORDINASI-Komisi III DPRD Provinsi Kalsel menggelar Rapat Harmonisasi Konektivitas dan Layanan Angkutan Umum Banjarbakula di tiga wilayah, Banjarmasin, Banjarbaru dan Tanah Laut.(foto: humasdprdkalsel)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong terwujudnya layanan Trans Banjarbakula yang terintegrasi dengan rute dan jadwal yang jelas serta tidak tumpang tindih antarwilayah.

Hal tersebut menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Harmonisasi Konektivitas dan Layanan Angkutan Umum Banjarbakula pada Kamis (24/9/2026).

Rapat tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kalsel di Jl Lambung Magkurat Banjarmasin dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel Fitri Hernadi serta perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut serta Dinas Perhubungan masing-masing daerah dan Organda Kalsel.

Rapat difokuskan pada pembahasan harmonisasi pengorganisasian, konektivitas rute serta layanan angkutan umum yang menghubungkan Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut.

Dikesempatan itu, Mustaqimah mengatakan koordinasi antarwilayah penting dilakukan agar pelayanan Trans Banjarbakula dapat berjalan terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Kita ingin menyatukan persepsi dan melakukan integrasi antar kabupaten dan kota, sehingga tidak terjadi tumpang tindih trayek. Harapannya ke depan tarif bisa seminim mungkin, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ujar Mustaqimah.

Di rapat tersebut juga dibahas rencana operator BTS baru yang harus memiliki legalitas berbentuk koperasi, karena itu, Organda Kalsel diharapkan dapat mengambil peran sebagai operator baru, termasuk dalam mendukung peremajaan armada angkutan BTS.

Komisi III DPRD Kalsel juga memberikan perhatian terhadap aspek keamanan dan kenyamanan penumpang. Salah satunya mendorong tersedianya CCTV pada setiap unit angkutan untuk memberikan perlindungan sekaligus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi menuturkan dari hasil rapat ini Komisi III DPRD Kalsel berharap integrasi antarmoda Trans Banjarbaku, baik di Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, ini harus punya roadmap yang jelas, artinya apabila ada integrasi, maka jadwal dan penyebutan harus ada timetablenya hingga bisa dipantau secara real time.

“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu atensi kita ke depan,” ujar Fitri Hernadi.

Ditambahkannya kita tidak boleh hanya memperhatikan rute Trans Banjarbakula saja, karena juga ada wilayah lain, yang harus diperhatikan, yakni Banua Anam.

Karena itu, kita juga sepakat bahwa daerah-daerah yang mungkin selama ini belum terlayani akan kita buka kemungkinan untuk dilayani di tahun-tahun selanjutnya.

“Sesuai janji Pak Gubernur untuk peningkatan kualitas layanan angkutan publik hingga ke pelosok Kalimantan Selatan,” tukasnya.

Disinggung tambahan unit bus. Fitri Hernadi menyebutkan tahun 2026 sekitar 78 unit kini menjadi 91 unit bus, termasuk ada rencana unit bus listrik.

Untuk tarif juga teritegrasi, yakni Trans Banjarbaru, Trans Banjarmasin dan Trans Banjarbakula itu sekali naik cuma satu kali tap saja atau satu kali bayar.

Kemudahan lainnya untuk penumpang Trans Banjarbakula, pihaknya juga bekerjasama dengan Bank Kalsel melalui Aksel, itu ada tarif berlangganan di Aplikasi Aksel, sehingga bisa mendapatkan tarif yang lebih murah.

“Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengurangi pengeluaran di sektor transportasi,” tutupnya.

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Related posts

DPRD Kalsel Bahas Pola Tata Kelola BLUD SMKN

Koordinasi Antarwilayah Penting Untuk Tingkatkan Pelayanan Bus Trans Banjarbakul

Lima Abad Banjarmasin, KRBB Kalsel Ziarahi Makam Sultan Suriansyah