Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan apresiasi dicetuskannya Grand Design 20 Tahun Manajemen Air Hujan Terintegrasi, dengan memanfaatkan lubang bekas galian tambang (void) batubara, dalam rangka mewujudkan Kalimantan Selatan Mandiri Air Tahun 2046.
Gagasan tersebut disampaikan secara resmi oleh Sulkan, SH, MM dalam rapat Komisi II DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (5/10/2026).
Dikesempatan pertemuan itu, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengatakan, dirinya dan anggota Komisi II yang hadir sangat mengapresiasi gagasan-gagasan yang luar biasa yang disampaikan masyarakat untuk kemajuan banua.
“Kami sangat apresiasi gagasan grand design manajemen air hujan terintegrasi ini, Selanjutnya nanti akan kami rapatkan kembali secara internal dan mudah-mudahan bisa masuk dalam prolegda, raperda inisiatif Komisi II DPRD Kalsel,” ujar Yani Helmi.
Sementara, Sulkan sang pencetus ide menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ketua dan anggota Komisi II DPRD Kalsel atas apresiasi dan dukungan terhadap gagasannya terkait grand design pemanfaatan lubang galian bekas tambang untuk dijadikan sebagai sumber cadangan air permukaan.
“Kami sangat berterimakasih atas apresiasi yang diberikan Ketua dan anggota Komisi II DPRD Kalimantan Selatan atas apa yang saya sampaikan. Semoga ini dapat ditindaklanjuti dengan membuat payung hukumnya berupa peraturan daerah,” harap mantan birokrat Pemprov Kalsel.
Penulis/Editor: Sophan Sopiandi
Follow Google News Barito Post