Kesepakatan KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026 Kado Terbaik Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel

DOKUMEN KESEPAKATAN-Ketua DPRD Provinsi Kalsel Dr H Supian HK, SH, MH bersama Gubernur Kalsel H Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman, Sekda Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel H Kartoyo SM, Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari perlihatkan dokumen kesepakatan KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026.(foto : humasdprdkalsel)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2027 serta Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA PPAS) 2026.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026 oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel Dr H Supian HK, SH, MH bersama Gubernur Kalsel H Muhidin, disaksikan Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman, Sekda Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel H Kartoyo SM, Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari.

Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut berlangsung di sela rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Tahun 2026 di Banjarmasin, Rabu (12/8/2026).

Kesepakatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan APBD, baik untuk tahun anggaran 2027 maupun perubahan APBD 2026. Setelah KUA PPAS disepakati, pembahasan akan dilanjutkan pada tahapan berikutnya hingga menjadi APBD yang ditetapkan dan dapat dilaksanakan.

Kepada awak media seusai memimpin rapat paripurna, Ketua DPRD Provinsi Kalsel H Supian HK mengatakan, kesepakatan antara legislatif dan eksekutif tersebut berhasil dicapai untuk kedua dokumen anggaran, yakni KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026.

“Alhamdulillah, kita sudah menyepakati KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026,” kata Supian HK.

Menurutnya, tercapainya kesepakatan tersebut tidak terlepas dari kerja keras DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalsel yang melakukan pembahasan secara intensif.

Bahkan, pembahasan anggaran dilakukan hingga larut malam untuk memastikan berbagai program dan kebutuhan pembangunan daerah dapat terakomodasi dalam kemampuan keuangan daerah.

Supian HK mengungkapkan, kesepakatan KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026 tersebut kemungkinan menjadi salah satu yang tercepat di Indonesia.

“Ini mungkin yang pertama di Indonesia. Kita bekerja keras, rapat sampai tengah malam bersama TAPD untuk menyelesaikan ini,” ujarnya.

Untuk APBD 2027, lanjut Supian HK, anggaran sementara direncanakan sekitar Rp8 triliun. Namun angka tersebut masih memungkinkan mengalami perubahan, khususnya dari sisi belanja daerah, seiring dengan perkembangan pembahasan dan kemampuan pendapatan daerah.

Karena itu, upaya meningkatkan pendapatan daerah juga terus dilakukan agar kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi Kalsel semakin kuat dan dapat mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan.

Sementara untuk perubahan APBD 2026, direncanakan mencapai sekitar Rp10,5 triliun. Dari angka tersebut, proyeksi pendapatan daerah mencapai lebih dari Rp7,7 triliun atau mengalami kenaikan sekitar 5,16 persen.

Menurut Supian HK, angka tersebut masih merupakan hasil kesepakatan sementara dan akan menjadi dasar untuk pembahasan lebih lanjut sebelum ditetapkan menjadi APBD.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Muhidin menilai tercapainya kesepakatan KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026 menjadi kado terbaik pada momentum Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel.

“Kita sudah merampungkan ini, tinggal pembahasan lebih lanjut dan dapat segera diketok,” ujar Muhidin.

Muhidin menekankan, khusus untuk perubahan APBD 2026, proses penyelesaiannya harus dilakukan lebih cepat. Hal itu penting agar anggaran perubahan dapat segera digunakan untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, percepatan tersebut sejalan dengan semangat dan visi Kalsel Bekerja, yang menekankan pentingnya kerja bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan pembangunan.

“Ini sesuai visi Kalsel Bekerja, kita bekerja bersama untuk membangun Kalsel,” tegasnya.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalsel dan DPRD Kalsel selanjutnya akan melanjutkan tahapan pembahasan anggaran hingga penetapan APBD. Diharapkan proses tersebut dapat berjalan lancar sehingga program pembangunan yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Related posts

Gubernur Muhidin Apresiasi Semangat Dan Kerja Keras Satgas Karhutla

Ketersediaan Stok Darah Jadi Perhatian Komisi IV DPRD Kalsel

Bahas KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026, Selaraskan Proyeksi Pendapatan dan Belanja Daerah