DPRD Kalsel Minta Lengkapi Data Amdal dan Alih Fungsi Lahan Rencana Bangun Stadion Internasional

by baritopost.co.id
0 comments 3 minutes read
Desain rencana stadion bertaraf internasional di Kalsel.(foto : ist)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Ekspose Rencana Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional Kalimantan Selatan yang berlokasi di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Ekspose yang di fasilitasi DPRD Kalsel melalui Komisi III membidangi infrastruktur dan Komisi IV membidangi olahraga berlangsung di ruang rapat Ismail Abdullah, Gedung B Lantai 4, DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat 18, Banjarmasin, Selasa (3/3/2026).

Dari ekspose itu disampaikan stadion bertaraf internasional ini rencananya dibangun di lahan seluas 72 hektare dengan luas lahan stadion sekitar 6,7 hektare dan daya tampung berkapasitas 30.046 tempat duduk (kursi).

Stadion ini juga rencananya dibangun lima lantai fungsional dan lantai tribun, yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung lainnya, termasuk seat VIP, difabel, royal box, corporate box, media box dan reguler.

Untuk pembiayaan rencana pembangunan stadion tersebut berasal dari APBD Kalsel sebesar Rp1 triliun secara multiyears dimulai dari 2026 sebesar Rp150 miliar, kemudian 2027 sebesar Rp450 miliar dan 2028 sebesar Rp400 miliar.

Namun dari ekspose itu juga dipertanyakan kelengkapan data-data untuk merealisasikan pembangunan stadion, yakni antara lain data AMDAL dan alih fungsi lahannya.

Ketua DPRD Kalsel Dr (HC) H Supian HK, SH, MH yang memimpin ekspose tersebut mengatakan, kegiatan rapat ini merupakan bagian penting dalam proses pembangunan di Kalsel mengingat rencana pembangunan stadion bertaraf internasional itu menjadi salah satu program prioritas dalam RPJMD.

Supian HK menegaskan keberadaan DPRD Kalsel sebagai mitra kerja Pemerintah Provinsi Kalsel siap bekerja bersama untuk menyukseskan agenda pembangunan tersebut, terutama melalui fungsi penganggaran dan pengawasan, sehingga DPRD Kalsel akan memastikan pembangunan stadion bertaraf internasional itu membawa manfaat bagi masyarakat Kalsel.

Disinggung minimnya data dari Dinas PUPR Kalsel, terutama data AMDAL dan status alih fungsi lahan, kemudian penanggung jawab pembangunan hingga pengelolaan stadion tersebut secara keseluruhan.

Politisi senior Golkar ini berharap data-data yang dipertanyakan oleh anggota Komisi III dan IV dapat dipaparkan secara rinci saat pelaksanaan rapat berikutnya dan kita sudah berikan waktu selama satu bulan.

“Kami memberi waktu satu bulan lagi untuk diadakan rapat kembali,” ujar Supian HK.

Ditambahkannya meski AMDAL dan alih fungsi lahan seluas 29, 7 hektare khusus untuk pembangunan stadion telah selesai dikerjakan, namun tetap menghendaki dokumennya dapat disiapkan dan disampaikan ke DPRD Kalsel.

“Amdal itu kan sangat menentukan untuk masa depan proyek tersebut, sehingga kami minta pihak dinas terkait nantinya menjelaskan terkait Amdal itu,” tutupnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib menegaskan pihaknya sudah melaksanakan studi kelayakan dan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) di tahun 2025 lalu, sedangkan pembebasan lahan seluas 29,7 hektare sedang berproses di kantor wilayah pertanahan dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp65 miliar.

“Anggaran tanah kurang lebih 65 miliar rupiah,” sebut Toyib.

Diungkapkannya dari luasan lahan itu untuk masyarakat yang terdampak ada sekitar 88 sertifikat lahan, namun pihaknya untuk sementara ini fokus di stadionnya.

“Untuk ahli fungsi lahan itu nanti periode berikutnya sambil berproses karena cukup panjang waktunya,” tukasnya.

Untuk diketahui kegiatan ekspose tersebut dihadiri Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kalsel, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalsel, Kepala Dinas PUPR Kalsel, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Kepala Bappeda Kalsel, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Kalsel.

Turut berhadir General Manager Bandara Syamsuddin Noor, KONI Kalsel dan PSSI Kalsel serta perwakilan PS Barito Putera.

 

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar