BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Manfaat JKK Rp185 Juta

by baritopost.co.id
0 comment 3 minutes read
SERAHKAN JKK - Usai penyerahan simbolis santunan JKK oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin Vina Dwina Yuskin bersama General Manajer PT Lintas Fortuna Nusantara Nabil Pradana juga dihadiri Penanggung Jawab Operasional (PJO) Hadlinsyah Pratama kepada tenaga kerja Ahmad Riyadi dilanjutkan dengan foto bersama, Selasa (11/6/2024).(foto : ist)

Advertorial

Batulicin, BARITOPOST.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin menyerahkan secara simbolis manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Cacat Total Tetap kepada tenaga kerja PT Lintas Fortuna Nusantara, Ahmad Riyadi, Selasa (11/6/2024).

Penyerahan itu dilakukan di kediaman peserta bernama Ahmad Riyadi (30) di Desa Sejahtera, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Penyerahan simbolis santunan tersebut oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin bersama General Manajer PT Lintas Fortuna Nusantara, Nabil Pradana juga dihadiri Penanggung Jawab Operasional (PJO), Hadlinsyah Pratama kepada tenaga kerja Ahmad Riyadi.

“Kami turut prihatin atas kejadian kecelakaan kerja yang menimpa Ahmad Riyadi, semoga manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja yang diberikan ini dapat bermanfaat dan membantunya dan keluarga untuk tetap bisa hidup layak. Ini adalah amanah yang diberikan negara kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Jaminan Kecelakaan Kerja itu tidak hanya melindungi saat pekerja bekerja di tempat kerja melainkan juga termasuk dalam perjalanan pulang dan pergi dari tempat kerja menuju rumah atau kediaman tenaga kerja, juga saat beraktifitas di area-area sesuai tugas dan tanggung jawab pekerja, seperti Kecelakaan Kerja yang di alami oleh Ahmad Riyadi,” ungkap Vina Dwina Yuskin.

Ahmad Riyadi merupakan Driver Dump Truck PT Lintas Fortuna Nusantara yang mengalami kecelakaan kerja pada Juni tahun 2022 lalu.

Semenjak kecelakaan tersebut, Ahmad mendapatkan perawatan intensif dari Rumah Sakit Pusat Layanan Kecelakaan Kerja, yaitu RS Suaka Insan Banjarmasin dan RS Marina Tanah Bumbu.

Adapun besaran biaya perawatan dan pengobatan yang dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai penjamin Ahmad Riyadi di rumah sakit adalah sebesar Rp511.282.790.

Ahmad dinyatakan mengalami kondisi Cacat Total Tetap oleh Dokter Penasihat Ketenagakerjaan pada 1 Juni 2024 lalu.

Selanjutnya santunan yang diserahkan kepada Ahmad Riyadi adalah manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja Cacat Total Tetap sebesar Rp185.765.311. Terdiri dari pembayaran JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JHT (Jaminan Hari Tua), JP (Jaminan Pensiun).

Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk menjamin layanan pengobatan perawatan dan santunan. Hal itu guna membantu keberlanjutan kehidupan pekerja dan ahli waris yang mengalami musibah sehingga kehilangan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup akibat kecelakaan kerja.

“Saat tenaga kerja tersebut mengalami kecelakaan kerja ataupun meninggal dunia, maka keluarganya akan berpotensi mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Karena hilangnya sumber mata pencaharian dan di sinilah diperlukan BPjamsostek,” imbuh Vina.

Ia mengapresiasi kepada PT Lintas Fortuna Nusantara yang telah memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada seluruh karyawannya. Sehingga seluruh pekerja yang ada di PT Lintas Fortuna Nusantara sudah terjamin kesejahteraannya.

Pada kesempatan yang sama General Manajer PT Lintas Fortuna Nusantara, Nabil Pradana mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin atas pelayanan yang telah diberikan kepada tenaga kerjanya yang mengalami kecelakaan kerja.

“Kami sangat prihatin atas kejadian yang menimpa pekerja kami yaitu Ahmad Riyadi dan kami juga mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan BPJS Ketenagakerjaan Batulicin sejak 2022 hingga saat ini dan Ahmad Riyadi selalu diberikan layanan yang maksimal serta dimudahkan setiap kali menjalani perawatan,” tutur Nabil.

Selanjutnya Vina Dwina Yuskin menambahkan musibah seperti kecelakaan kerja tidak pernah diharapkan oleh siapa pun, tapi bisa terjadi kapan saja dan dimana saja dan bisa datang kepada siapa pun dan kapan pun, maka dari itu wajib bagi setiap pekerja untuk mendapatkan hak perlindungan maupun melindungi diri secara mandiri dengan program dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Saat terjadi musibah seperti kecelakaan kerja, maka pekerja akan mendapatkan perlindungan penuh dari manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan. Demikian manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini agar para pemberi kerja dan pekerja dapat bekerja dengan tenang tanpa harus merasa cemas,” tutup Vina.

 

Penulis : Advertorial/Arsuma
Editor    : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

 

Baca Artikel Lainnya

Leave a Comment