Amatir Radio Kalselteng Antusias Hadiri Halal Bihalal ORARI-RAPI Batola

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
HALAL BIHALAL - Acara Halal Bihalal ORARI-RAPI Marabahan begitu meriah melalui hiburan nyanyi dan joget bersama di Aula Selidah Pemkab Batola, Ahad (7/6/2026).(foto : sum/brt)

Marabahan, BARITOPOST.CO.ID Ratusan amatir radio yang tergabung dalam ORARI-RAPI se-Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) antusias menghadiri Halal Bihalal yang berlangsung di Aula Selidah Kantor Pemerintah Kabupaten Barito Kuala yang bertujuan guna menjalin tali silaturahmi lebih erat lagi, Ahad (7/6/2026).

Setelah sambutan dari pihak panitia, kemudian dilanjutkan pembagian door prize. Terutama dari amatir radio yang hadir absen di meja panitia hingga semua keperluan yang cukup menampung ratusan undangan.

Tak ketinggalan hadir M Yunus (YB7NUS) Wakil ORARI Daerah Kalsel (ODKS) mewakili Ketua HA Yani (YB7KY).

Sambutan hangat disampaikan Ketua Orlok Batola A Wahyuni (YC7JEA) dan Ketua Lokal RAPI Batola Gajali Rahman (JZ19HZL).

Gajali Rahman mengatakan selama ini anggota amatir lebih banyak bersua di udara, baik pagi, sore atau malam namun jarang bertemu.

"Makanya momentum halal bihalal merupakan kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat," sebut pria yang akrab disapa Mr Li ini.

Kenapa jadi bergabung dua organisasi ini yang jelas untuk menyatukan kegiatan. Sebab di lapangan sama-sama memberikan dukungan komunikasi.

"Kedepannya kami berharap pemerintah juga turut membantu dalam kegiatan organisasi kami agar sama-sama sinergi," harap Gajali selalu Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah Batola ini.

Sementara hubungan  pemerintah cukup baik, karena pihaknya mendukung kegiatan dengan Dukungan Komunikasi (Dokum). Namun diharapkan dapat sinergi  agar kolaborasi lebih aktif di lapangan.

Selanjutnya Ketua Lokal Orlok Batola A Wahyuni mengatakan, sebenarnya acara tersebut molor. Karena harusnya digelar setelah Hari Raya Idul Fitri atau lebaran lalu.

"Namun baru terlaksana setelah Idul Adha atau qurban," jelas YC7JEA ini.

Karena awalnya terkendala dana, namun pihaknya tetap berusaha hingga akhirnya bisa lancar, seperti acara yang digelar berlangsung lancar.

Kemudian kenapa jadi harus gabung sama RAPI, hal itu guna menyatukan karena fungsinya sama dan juga sesama amatir radio tentunya tidak membedakan satu sama lainnya.

Terkait kegiatan atau roda organisasi Orlok Batola diakui A Wahyuni memang sempat vakum. Kendalanya karena pengurus belum solid dan jarak mereka dari kecamatan cukup jauh ke kota Marabahan.

"Memang ada kegiatan tapi masyarakat kurang begitu melihat, karena itu pihaknya sebatas dukom karhutla dan sosial lainnya. Sementara dana terbatas untuk menggelar kegiatan program lainnya," terang YC7JEA ini.

Dia berharap ORARI dan RAPI ini bisa dibantu oleh Pemkab Batola melalui dana hibah agar kegiatan dan program yang rencanakan dan terlaksana dan pada gilirannya aksi pihaknya lebih dikenal lagi masyarakat.

Penulis: Arsuma
Editor: Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar