Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Kalimantan Selatan(Kalsel) menggelar pelatihan pelatih dan wasit selama dua hari, mulai Jumat (30/10/2026) di Uniska Banjarmasin. Kegiatan ini diikuti 31 peserta dari kabupaten dan kota se-Kalsel.
Ketua Muaythai Kalsel, Ferina, didampingi Sekretaris Umum Salim Yamlean, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan menambah wawasan pelatih sekaligus memenuhi kebutuhan wasit yang masih terbatas di Kalsel.
Ketersediaan wasit yang memadai, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting untuk mengembangkan Muaythai melalui penyelenggaraan berbagai turnamen sekaligus menjaring atlet potensial. “Kalau jumlah wasit sudah mencukupi, kita bisa mengembangkan berbagai turnamen untuk mencari bibit-bibit atlet Muaythai di Kalsel,” ujarnya.
Ferina berharap, melalui pelatihan tersebut, kualitas pelatih dan wasit semakin meningkat sesuai aturan yang ditetapkan Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia. “Dengan demikian, pembinaan atlet dapat berjalan lebih baik dan mampu meningkatkan prestasi daerah,” katanya.
Sementara itu, pelatih PB Muaythai, Mukhlis, didampingi wasit PB Muaythai, Sari Dinanti, mengapresiasi langkah Pengprov Muaythai Kalsel yang menggelar pelatihan tersebut.
Ia menjelaskan, materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada teknik latihan, tetapi juga mencakup standar dan prinsip kepelatihan Muaythai. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pelatih dalam membina atlet secara tepat.
“Pelatihan ini diharapkan memberikan hasil positif bagi atlet Muaythai Kalsel. Pelatih harus memahami standar kepelatihan agar pembinaan berjalan baik dan bisa melahirkan atlet berprestasi,” kata Mukhlis.
Ia juga menilai perkembangan Muaythai Kalsel mulai menunjukkan hasil. Hal itu terlihat dari capaian atlet dalam sejumlah kejuaraan, termasuk raihan medali perak pada kejuaraan terakhir di Bekasi.
Prestasi tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari kepedulian pengurus dan pelatih dalam membina atlet. Ia berharap Muaythai Kalsel semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet yang menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
“Semoga ke depan ada atlet Muaythai Kalsel yang bisa masuk pelatnas. Hasil kejuaraan bisa menjadi bahan pertimbangan untuk melihat potensi atlet yang layak dikembangkan ke tingkat nasional,” ucapnya.
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post