Aruh Pemuda Bahas Lima Isu Strategis, Momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Pembukaan Aruh Pemuda 2026 Kalimantan Youth Conference Rabu (28/10/2026) di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru. (foto: Tolah/brt)

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID – BASAibu Wiki Kalimantan menggelar Aruh Pemuda 2026 Kalimantan Youth Conference dalam rangkaian Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026) di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru. Kegiatan yang mendapat dukungan penuh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel ini, menjadi wadah bagi generasi muda untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan rekomendasi terkait berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ketua BASAibu Wiki Kalimantan, Hudan Nur, mengatakan terdapat lima isu utama yang dibahas, yakni lingkungan, kepemudaan, kebudayaan, literasi digital, dan kesenjangan pendidikan.

“Dari pembahasan tersebut, peserta akan memilih tiga isu prioritas untuk dikawal sepanjang 2027. Tindak lanjutnya direncanakan melalui Wiki Marathon, dialog kebijakan, penyusunan policy brief, hingga upaya implementasi,” sebutnya.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan ruang bagi pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan terlibat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan.

“Partisipasi aktif generasi muda juga dapat mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kalimantan Selatan,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Pemprov Kalsel terus mendorong pengembangan kapasitas pemuda melalui berbagai program, seperti kewirausahaan, literasi digital, peningkatan keterampilan, serta pembinaan pemuda pelopor dan pemuda berprestasi.

“Melalui Aruh Pemuda 2026, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara komunitas, generasi muda, dan pemerintah dalam mengawal isu-isu strategis, memperkuat pelestarian kebudayaan lokal, serta mendorong lahirnya rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi kebijakan pembangunan kepemudaan di Kalsel,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin atau Bang Dhin, mengajak generasi muda merefleksikan makna Sumpah Pemuda dan kontribusi mereka menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028.

Ia juga mendorong pemuda aktif berorganisasi dan menjalankan program secara mandiri di lingkungan masing-masing.
“Kalau satu program dilaksanakan dengan baik dan hasilnya baik, pemerintah juga akan turut memberikan kontribusi terhadap organisasi kepemudaan,” ujarnya.

Namun, Bang Dhin mengingatkan pemerintah agar tidak membiarkan komunitas pemuda berjalan sendiri. “Dukungan dan keteladanan dari berbagai pihak diperlukan agar pemuda mampu mengembangkan kegiatan positif di wilayah masing-masing,” ucapny.

Penulis/Editor: Tolah

Follow Google News Barito Post

​

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar