Vaksinasi Mobile di Kodim1007/Bjm Sediakan Hadiah Elektronik

DUA VAKSIN-Hanafiah saat disuntik Vaksin Covid-19 jenis Sinovac, di Masjid Al-Muhajirin HKSN, Kamis (30/12/2021) pagi. (foto:sum/brt)

Banjarmasin, BARITO – Halaman parkir di samping Markas Kodim 1007/Banjarmasin dipenuhi warga yang mau divaksin, Kamis (30/12/2021) pagi. Karena tempat parilmir yang ada atap kanopi permanen itu dijadikan lokasi Serbuan Vaksinasi Mobile berhadiah barang elektronik.

Setelah warga mendaftar, terlebih dulu mereka dilakukan cek kesehatan. Apabila tidak ada keluhan kesehatannya maka dapat langsung disuntik vaksin. Sedangkan bila ada keluhan sakit yang harus minum obat secara rutin, dipastikan akan ditunda vaksinasi itu.

Kemudian setelah divKsin warga kemudian mendapatkan kupon untuk berhak mendapatkan undian hadiah elektronik. Bahkan warga juga diberi sembako setelah mereka mendapatkan Sertifikat sudah divaksin.

Dandim 1007/Banjarmasin Kol Inf Oki Andriansyah Adiwirya mengatakan, pelaksanaan vaksinasi itu sedikit agak berbeda. Karena kalau sebelumnya menyasar di tempat-tempat keramaian atau ujung kota Banjarmasin, kali ini dilakukan di makodim.

Untuk itu seluruh pihak Babinsa diminta mensosialisasikan ke setiap kampung-kampung atau door to door, kemudian disosialisasikan lewat media sosial (medsos). “Bahkan saya minta kepada Babinsa supaya woro-woro melalui megapon atau pengeras suara agar mengumumkannya keliling kampung, “bebernya.

Tak hanya itu pengumuman di jalan-jalan Raya itu diharapkan bagi warga yang belum vaksin sama sekali. Atau bahkan juga bagi yang baru sekali divaksin supaya melengkapi vaksin kedua. “Jadi kita punya tagline yakni dengan vaksinasi maka virus akan kabur dan imun akan menjadi kuat, “pungkas Kol Inf Oki kepada wartawan.

Penulis : Arsuma

Related posts

Gubernur Melangsungkan Video Call Melalui Kabinda dari Lokasi PLTU Asam-Asam

Saksi Kementerian Koperasi Dihadirkan Tergugat, APBMI Sebut Pokok Sengketa SPK Belum Terjawab

Jaksa Tuntut 13 Tahun Penjara Terdakwa Pembunuhan Juru Parkir di Pasar Wadai