oleh

Uncuy Terjatuh setelah Dipukul dengan Besi dan Tewas Ditikam 

Banjarmasin, BARITO-Masih ingat pengeroyokan menggunakan senjata tajam (sajam) dan potongan besi, di Jalan 9 Oktober, Sungai Pahalau RT8, Kecamatan Banjarmasin Selatan Kamis (13/9) lalu?

Rekontruksi kasus itu digelar polisi, Kamis (4/10) pagi. Sebanyak 17 adegan  dilakukan di halaman Polsekta Banjarmasin Selatan yang dijaga ketat  25 anggota polsek setempat.

Adegan pertama saat korban Norhadi alias Uncuy (28)  marah-marah di rumah kakaknya. Saat itu korban dalam kondisi mabuk usai menenggak alkohol bercampur minuman energi..

Korban saat itu memegang  clurit, hingga tak ada yang berani menegur.

Kemudian Uncuy memecahkan kaca jendela rumah kakaknya dan rumah warga. Pada saat keluar rumah kakaknya, ada dua pelaku yang sedang duduk santai di pos penjagaan di dalam gang.

Korban kemudian berteriak tidak takut berkelahi dengan siapapun

Dia pun sempat melototkan  matanya kepada dua pelaku Abdul Gani alias Gani (20) dan Hariadi alias Ari (27). Adengan berikutnya korban kemudian mendekati keduanya dan mengajak berkelahi.

Namun tantangan itu tak digubris kedua pelaku.

Namun korban terus mendesak menantang keduanya. Karena terdesak untuk membela diri Ghani masuk ke dalam pos dan mengambil potongan besi. Saat korban menyerang dengan clurit, langsung ditangkis pelaku dengan potongan besi. Kemudian pelaku membalas dengan pukulan besi di bagian kepala hingga korban  jatuh ke tanah.

Pada saat itulah Ari menyerang dengan menusukkan senjata tajam belati beberapa kali hingga tubuh korban bersimbah darah. Setelah korban terkapar, keduanya kabur dengan mengendarai motor. Selanjutnya korban dibawa warga sekitar ke RSUD Ulin Banjarmasin. Namun saat dalam perawatan medis, menjelang sore korban meninggal dunia .

Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Najamuddin Bustari didampingi  Kanit Reskrim Iptu Sisworo Zulkarnain mengatakan, reka ulang itu berlangsung sekitar 15 menit. Pelaku dididampingi penasihat hokum dari Lembaga bantuan Hukum (LBH) Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin. ndy/mr’s

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed