oleh

Terjun ke Politik, Aris Gitaris The Moses Ini Bawa Darah Segar bagi PSI 

Banjarmasin, BARITO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mengukuhkan dirinya sebagai partai anak muda millenial  menyusul bergabungnya  Muhammad Aris seorang gitaris grup The Moses di jajaran kepengurusan. Bergabungnya pemuda kelahiran Banjarmasin  24 Maret 1987 lalu itu tak lama setelah temannnya salah satu personil The Moses, Antung Riduan lebih dulu bergabung.

Sudah pasti dengan bergabungnya  anak ke 2 dari 3 bersaudara putra Achyan Noor seorang seniman Kalsel atau Banua itu menyuntikan semangat baru dan darah  bagi partai yang saat ini dikomando Giring mantan vokalis Nidji itu .

Siapa Aris? Berikut sedikit profilnya
Ya Muhammad Aries atau akrab disapa Aries darah seni nya mengalir dari sang ayah yang dulu  pernah msuk dapur rekaman bersama artis ibu kota Caca Handika  hits Angka Satu.

Pengalaman sang ayah yang pernah bergelut di dapur rekaman menjadi kenangan tersendiri bagi Aris sekaligus tantangan.

Nah di tahun 2009, dengan skil gitar yang cukup mumpuni Aris pun sempat mencoba  hijrah ke Jakarta bersama grup  bandnya Naffas Band dan masuk dapur rekaman hingga memiliki satu Album yg berjudul Putuskan Saja.

Meski menekuni  jalur musik, Aris yang sepulangnya ke Banjarmasin bergabung dengan Band  The Moses dan sempat merilis single Cinta Ini Untukmu secara nasional tahun 2018 itu, ternyata tidak membuatnya melupakan pendidikannya

Terbukti gelar  sarjana Strata 1 berhasil diraihnya dari  Universitas Islam Kalimantan Fakultas Teknologi Informasi jurusan Teknik Informatika. Setelah mengemban gelar sarjana Aria pun bekerja di salah satu bank di Banjarmasin namun  memutuskan berhenti setelah lima tahun Aris memilih berwira usaha berbekal keahlian dan pengalaman di bidang musik.

Aris  menjadikan hobinya itu menjadi peluang bisnis dengan membuka usaha penjualan dan pengadaan alat musik, servis perbaikan dan kursus dengan Brand GitarStoreBjm yang  ada di Kota Banjarmasin.

Tak  hanya itu jiwa berorganisasi dan sosialnya itu membuat dirinya   aktif di Organisasi Musik Nasional PAPPRI (Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta lagu & Pemusik Republik Indonesia) di Bidang hubungan Industri Musik, dan aktif di LSM KPMP (Komando Pejuang Merah Putih) sebagai Bendahara Markas Daerah Provinsi Kalsel.  Berbekal Networking Skill atau kemampuan membangun jaringan Aris memantapkan diri untuk terjun ke dunia Politik.

Dan dirinya memilih PSI sebagai tempatnya berlabuh dalam mengasah jiwa politiknya.

Alasannya? Menurut Aris  hal ini setelah dirinya melihat kondisi sekarang di era milenial.
“Regenerasi yang tidak dapat dihindari mengharuskan kita para pemuda penerus bangsa untuk berani melangkah maju” ujarnya kepada Barito Post dalam perbincangan di Kota Lama Banjarmasin baru baru tadi  Aris bertekad melalui PSI akan berdiri di depan menyuarakan aspirasi dan memberikan kontribusi untuk masyarakat luas.

Sebelumnya Aris mengakui dirinya sempat dilema dan sempat mendapat tawaran dari beberapa parpol. Namun dengan  berbagai macam pertimbangan  Aris memantapkan  um pilihan memulai karir berpolitik di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dia berharap semua niat dan cita-cita untuk maju,berprestasi dan menjadikan banua menjadi lebih baik dapat terwujud. “Usia muda adalah modal agar tangan terus terkepal, untuk arungi medan Politik yang terjal.”pungkasnya mantap.

Editor: Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed