Supian HK Apresiasi Botasupal Tegas Berantas Peredaran Uang Palsu di Kalsel

UANG PALSU-Ketua DPRD Provinsi Kalsel Dr (HC) H Supian HK, SH, MH (baju biru) saat menghadiri pemusnahan barang bukti uang rupiah palsu di Mako BINDA Kalsel di Banjarbaru.(foto : humasdprdkalsel)

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Dr (HC) H Supian HK, SH, MH apresiasi langkah tegas Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu Daerah (Botasupal) dan seluruh aparat penegak hukum memberantas peredaran uang rupiah palsu untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Pujian itu disampaikan Supian HK saat menghadiri Silaturahmi Botasupal bersama Forkopimda Kalsel sekaligus pemusnahan temuan barang bukti uang rupiah palsu yang berlangsung di Mako Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalsel di Banjarbaru, Rabu (22/4/2026).

Dikesempatan pertemuan itu Supian HK menyampaikan apresiasinya atas langkah tegas Botasupal Kalsel dan seluruh aparat penegak hukum yang memberantas peredaran uang palsu untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Peredaran uang palsu sangat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap sistem keuangan,” ujar Supian HK.

Politisi senior Golkar ini menegaskan adanya kegiatan pemusnahan barang bukti berupa uang rupiah palsu hari ini adalah pesan kuat bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi kejahatan ekonomi.

Kepala BINDA Kalsel Brigjen Pol Sentot Adi Dharmawan disela kegiatan menegaskan sinergi Botasupal akan terus diperkuat melalui deteksi dini, sosialisasi ciri keaslian rupiah, dan penindakan hukum.

“BIN bersama seluruh anggota Botasupal berkomitmen memutus mata rantai peredaran upal dari hulu ke hilir,” kata Sentot.

Dalam kegiatan tersebut dimusnahkan barang bukti uang rupiah palsu hasil pengungkapan kasus oleh jajaran Polda Kalsel dan BINDA Kalsel. Pemusnahan dilakukan dengan Papper Shredder (penghancur kertas) disaksikan seluruh undangan.

Ditemui diakhir kegiatan, Supian HK berharap masyarakat juga ikut berperan aktif dalam pemberantasan peredaran uang rupiah palsu.

“Kenali ciri keaslian uang rupiah 3D : Dilihat, Diraba, Diterawang. Jika menemukan yang mencurigakan, segera lapor ke pihak berwajib,” pesannya.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalsel H Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari, Kajati Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Kepala BNNP Kalsel serta unsur Forkopimda lainnya.

Editor/* : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Related posts

Banjarbaru Raih Peringkat Pertama IKADA Semester I 2026, Bukti Tata Kelola ASN Semakin Berkualitas

Sekda Banjarbaru Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027

DPRD Banjarbaru Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp490,95 Miliar