Sidak 7 SPBU, Satgas BBM Kalsel Pastikan Aliran BBM Subsidi Tepat Sasaran

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Satgas BBM Kalsel ketika melakukan monitoring di SPBU Landasan Ulin 64.706.07, Banjarbaru, Kamis (14/5/2026). (Foto:tya/brt).

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID Satuan Tugas (Satgas) BBM Kalsel melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Banjarbaru dan Kabupateb Banjar, Kamis (14/5/2026).

Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari aksi unjuk rasa para sopir truk di Kantor Gubernur di Banjarbaru, Rabu (13/5/2026) yang menyoroti kelangkaan solar dan dugaan praktik pelangsiran BBM biosolar subsidi.

Satgas BBM Kalsel mendatangi dan melakukan sosialisasi ke pihak SPBU. Dalam hal ini, ada 7 yang meliputi 5 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB) AKR dan 2 SPBU Pertamina.

Selengkapnya : SPBKB AKR Trikora 20.3.2.005, SPBKB AKR Guntung Manggis 20.3.2.007, SPBU Landasan Ulin 64.706.07, SPBU Basirih 64.701.07, SPBKB AKR Basirih 10.3.2.009, SPBU Basirih 64.701.06 dan SPBU Gambut 64.701.03.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor yang memimpin kegiatan itu berbicara dengan pengelola SPBU dan sopir truk, melihat angka di mesin pompa serta memantau proses pengisian solar ke tangki truk.

Berdasarkan hasil pemantauan, Ariadi Noor mengungkapkan belum menemukan adanya penyelewengan, bahkan antrean pengisian BBM berjalan tertib.

"Kami sudah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pengelola SPBU agar memastikan pengelolaan sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena sanksinya berat dan kegiatan sidak ini akan dilakukan secara berkelanjutan, secara terbuka dan tertutup,” tegasnya.

Menurutnya, satgas yang beranggotakan unsur kepolisian, TNI dan pihak terkait memastikan bahwa pengelolaan BBM khususnya solar dan biosolar tersedia dan distribusi merata.

"Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban dari penyalahgunaan pengelolaan BBM,” sambung Ariadi didampingi Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Endarto dan pihak Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H. Ahmad Bagiawan mengungkapkan pentingnya kerja sama dari pihak pengelola SPBU agar tercipta ekosistem distribusi yang sehat.

Dia menambahkan, selain pengawasan di lapangan, pihaknya memastikan bahwa penggunaan sistem barcode dan CCTV di SPBU berfungsi dengan baik.

Hal ini untuk menjaga transparansi dan akurasi data distribusi, sehingga distribusi BBM berjalan dengan tepat sasaran.

Penulis: Cynthia

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar