Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Kawasan Pandu, Banjarmasin Timur, kembali dilanda kebakaran pada Kamis (3/9/2026) dinihari. Sebelum kobaran api menghanguskan bangunan di Komplek Pandu 5 sekitar pukul 05.00 WITA, api lebih dulu membakar rumah warga di Jalan Pandu Gang Damai RT 19 RW 02, Kelurahan Kebun Bunga, sekitar pukul 04.00 WITA.
Kebakaran di Gang Damai tersebut menghanguskan satu rumah dan merembet ke beberapa bangunan di sekitarnya. Sedangkan kebakaran di Komplek Pandu 5 terjadi sekitar satu jam kemudian dan menjadi peristiwa kebakaran kedua di kawasan tersebut pada pagi yang sama.
Di Gang Damai, api pertama kali diketahui muncul dari rumah milik Sudung (50) yang disewa Hj Minah (70). Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena penghuninya sedang berada di luar kota.
Berdasarkan keterangan saksi, kepulan asap awalnya terlihat keluar dari bangunan tersebut. Dalam hitungan menit, api membesar dan merembet ke bangunan yang berada di sebelahnya.
Warga yang mengetahui kejadian kemudian berusaha melakukan pertolongan sembari menghubungi barisan pemadam kebakaran. Sejumlah relawan bersama petugas Damkar Pemko Banjarmasin berdatangan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Proses pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air menggunakan tangki serta memanfaatkan sumber air yang berada di sekitar lokasi.
Berkat penanganan cepat petugas dan relawan, api akhirnya berhasil dikuasai sebelum merambat lebih luas ke permukiman padat di sekitar lokasi.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, tiga rumah terdampak dengan tingkat kerusakan berbeda, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat dan habis terbakar.
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Banjarmasin Timur bersama piket gabungan fungsi kemudian turun ke lokasi. Polisi melakukan pengamanan, memasang garis polisi serta mendata warga yang terdampak.
Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Morris Widhi Harto melalui Kanit Reskrim Ipda Yudhistira Nugraha mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari rumah yang ditempati Hj Minah.
“Jadi asal api diduga dari rumah Hj Minah yang disewa tukang urut tersebut. Dugaan sementara akibat arus pendek,” kata Yudhistira.
Menurutnya, api kemudian merembet ke rumah milik Sutrisno (60) dan Khadijah (58). Sementara bangunan milik Sumiati hanya terdampak dan mengalami kerusakan ringan.
“Sebagian rumah korban terbuat dari kayu dan semi permanen serta berada di kawasan padat penduduk,” jelasnya.
Untuk kerugian akibat kebakaran tersebut, polisi menyebut hingga kini belum dapat ditaksir. Penyebab pasti kebakaran juga masih dalam penyelidikan.
Yudhistira memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, rumah yang menjadi titik awal api dalam kondisi kosong karena penghuninya sedang berada di luar kota.
Peristiwa ini menjadi kebakaran pertama yang terjadi di kawasan Pandu pada Kamis dinihari. Sekitar satu jam berselang, kebakaran kembali terjadi di Komplek Pandu 5, Jalan A Yani Km 3,5, yang juga berada di wilayah Banjarmasin Timur.
Dua kejadian kebakaran dalam rentang waktu berdekatan tersebut membuat warga di kawasan Pandu harus kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk.
Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius
Follow Google News Barito Post