Saut Nathan Serap Aspirasi Warga Tiga Kelurahan di Masa Reses

BANJARMASIN , BARITOPOST

Berbagai persoalan lingkungan hingga bantuan sosial menjadi perhatian warga saat Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, menggelar reses di Kedai 99, Rabu. Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat dari Kelurahan Teluk Tiram, Teluk Tiram Selatan, dan Pelambuan Selatan yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Dalam pertemuan itu, warga mengeluhkan kondisi titian ulin di bantaran Sungai Teluk Tiram yang mulai lapuk dan dinilai membahayakan aktivitas masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Saut menyatakan perbaikan titian perlu menjadi prioritas karena berkaitan dengan keselamatan warga.

“Titian ini digunakan masyarakat setiap hari. Kondisinya yang sudah rapuh tentu harus segera mendapat perhatian agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan,” ujarnya.

Selain infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait bantuan sosial. Seorang warga mengaku belum pernah menerima Program Keluarga Harapan (PKH), sementara sejumlah orang tua mempertanyakan penghentian bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang disebut dilakukan secara bergiliran.

Menurut Saut, mekanisme penyaluran bantuan pendidikan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait untuk memastikan dasar penghentian bantuan kepada penerima.

Persoalan lingkungan turut menjadi perhatian warga. Mereka meminta pemerintah membersihkan batang kelapa yang masih berada di bantaran Sungai Saka Permai sejak proyek pembangunan berlangsung. Penanganan sampah dan pendangkalan sungai juga diharapkan segera dilakukan sebagai langkah mengantisipasi banjir saat musim hujan.

Di sisi lain, warga mengusulkan pemasangan cermin tikungan di sejumlah persimpangan yang rawan kecelakaan serta penambahan tiang listrik karena kabel yang menggantung dinilai membahayakan pengguna jalan.

Menanggapi seluruh masukan tersebut, Saut menegaskan setiap aspirasi akan dibawa ke DPRD Kota Banjarmasin untuk diteruskan kepada instansi yang berwenang.

“Semua usulan masyarakat akan kami perjuangkan sesuai kewenangan masing-masing. Reses menjadi sarana untuk memastikan kebutuhan warga dapat masuk dalam program pembangunan pemerintah,” katanya.

Usai kegiatan reses, Saut berencana meninjau langsung sejumlah titik yang dikeluhkan masyarakat agar memiliki gambaran kondisi di lapangan sebelum mengusulkan penanganan kepada pemerintah. Ia juga menyatakan siap membantu beberapa kebutuhan mendesak yang memungkinkan ditangani secara swadaya, seperti pengecoran di sejumlah titik lingkungan.
penulis: Masrifani

Related posts

DPRD Kalsel Soroti Jalan Sungai Gardu Ambles dan Terbelah

Ketua DPRD Soroti Banjir hingga Layanan Kesehatan di Sungai Andai

Warga Batu Benawa 8 Usulkan Perbaikan Jalan, PJU hingga Bedah Rumah Saat Reses Awi