Banjarmasin, BARITO
Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Rian Zulfikar, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses penjaringan aspirasi di Jalan Bina Harapan RT 5, Kelurahan Mantuil, kawasan Pulau Bromo.

0-3968×2976-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;illum:2 scene:25 humanIn:0;
Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah kota, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, akses penanganan kebakaran, hingga pendataan masyarakat penerima bantuan sosial (bansos).

Rian Zulfikar mengatakan, salah satu aspirasi utama masyarakat berkaitan dengan kondisi jalan lingkungan yang sudah lama mengalami kerusakan dan memerlukan perbaikan. Selain itu, terdapat sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan lahan milik perusahaan swasta sehingga membutuhkan penyelesaian dan koordinasi agar penanganannya dapat dilakukan.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu dicarikan jalan tengah dengan melibatkan masyarakat dan pihak terkait. Dengan demikian, kebutuhan warga terhadap akses jalan yang layak dapat diperjuangkan tanpa mengabaikan persoalan status lahan.
“Banyak usulan perbaikan infrastruktur, terutama jalan yang sudah lama rusak. Ada juga beberapa jalan yang berkaitan dengan lahan perusahaan swasta, sehingga perlu dicarikan solusi bersama,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Rian juga menyoroti kerawanan kebakaran di kawasan Pulau Bromo. Meski telah tersedia fasilitas pompa air dan selang pemadam, akses menuju permukiman masih menjadi kendala ketika terjadi kebakaran.
Jarak antara titik sumber air dan permukiman warga dinilai cukup jauh. Kondisi semakin menyulitkan ketika kebakaran membesar, sementara mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau lokasi karena keterbatasan akses jalan.
Akibatnya, proses pemadaman berpotensi terlambat dan api dapat telanjur meluas sebelum berhasil dikendalikan.
Karena itu, Rian menilai pembangunan akses jalan yang memadai menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Pulau Bromo. Selain mendukung mobilitas warga, akses tersebut diharapkan dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran maupun ambulans saat terjadi keadaan darurat.
Ia berharap aspirasi warga RT 5 tersebut dapat ditindaklanjuti Pemerintah Kota Banjarmasin, baik melalui usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun mekanisme penganggaran lainnya.
“Kita berharap pemerintah kota bisa memberikan perhatian dan mengupayakan penganggarannya, sehingga kebutuhan masyarakat ini dapat segera direalisasikan,” katanya.
Pendataan Penerima Bansos Perlu Ditingkatkan
Persoalan lain yang turut mencuat dalam reses tersebut adalah masih banyaknya warga yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, meskipun membutuhkan dukungan pemerintah.
Rian menyebutkan, dari sekitar 2.000 warga yang menjadi perhatian dalam pendataan, jumlah yang telah mendaftarkan diri diperkirakan baru sekitar 700 orang. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya lebih aktif untuk memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria dapat terdata dengan baik.
Sementara itu, Lurah Mantuil, Herman Marbun, mengatakan minimnya data warga yang terdaftar menjadi bahan evaluasi bagi pihak kelurahan. Ia menilai perlu ada langkah jemput bola agar masyarakat yang belum masuk dalam pendataan dapat segera difasilitasi.
Menurut Herman, pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan para ketua RT untuk melakukan pendataan secara kolektif. RT dinilai memiliki peran penting karena paling mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Kami bersama RT akan berupaya mendata warga yang belum terdaftar. Kami akan melakukan jemput bola, sehingga masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi kriteria bisa segera difasilitasi untuk mendaftar,” ungkapnya.
Ia berharap kerja sama antara kelurahan, RT, dan masyarakat dapat memperbaiki kualitas pendataan penerima bansos. Dengan begitu, warga yang berhak memperoleh bantuan tidak terlewatkan akibat persoalan administrasi atau belum terdaftar dalam sistem.
Melalui reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat Pulau Bromo diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan. Perbaikan jalan, peningkatan akses penanganan kebakaran, serta pembenahan pendataan bansos menjadi sejumlah kebutuhan yang perlu mendapat perhatian agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. (Masrifani)