Prihatin Balap Liar dan Tawuran Saat Ramadan, Ustad Ilham Humaidi dan KNPI Kota Ajak Remaja Isi Kegiatan Positif

IMBAUAN TOKOH - Dua tokoh agama dan KNPI menyoroti kenakalan remaja agar tidak merusak bulan suci Ramadan dengan tawuran dan balap liar, Jum'at (27/2/2026). (foto:istimewa)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah seharusnya menjadi momentum memperbanyak ibadah dan kegiatan positif, terutama bagi kalangan remaja dan pemuda. Hal itu disampaikan Ustad Ilham Humaidi yang mengaku prihatin masih adanya aksi balap liar dan tawuran di Kota Banjarmasin.

Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan generasi muda agar tidak menghabiskan waktu dengan aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, seperti balap liar, perang sarung, hingga tawuran menggunakan senjata tajam.

“Gen Z harusnya menjadi harapan bangsa, bukan berakhir dengan kecelakaan atau perkelahian hingga kematian,” tegasnya.

Ia menyinggung adanya insiden balap liar yang memakan korban jiwa beberapa waktu lalu. Menurutnya, masa muda adalah kesempatan berharga yang harus diisi dengan kegiatan bermanfaat, seperti menuntut ilmu, mengikuti pengajian, maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Ustad Ilham juga mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka terlibat dalam geng motor atau aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

“Masa muda itu akan ditanya untuk apa dihabiskan. Ada empat perkara yang akan ditanya, salah satunya tentang masa muda. Kalau diisi dengan ibadah dan kegiatan positif, insya Allah hidupnya berkah,” ujarnya.

Menurutnya, kuat atau tidaknya agama juga sangat bergantung pada peran pemuda dalam membawa perubahan yang baik dan berkah.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar menambahkan, aktivitas negatif remaja seperti balap liar dan tawuran jelas mengganggu ketertiban masyarakat, terlebih di bulan Ramadan.

“Momentum Ramadan ini harusnya meningkatkan takwa dan keimanan, bukan justru diisi dengan kegiatan yang meresahkan,” katanya.

Ridho mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan yang melanggar hukum tidak hanya merugikan pelaku, tetapi juga mencoreng nama baik keluarga, sekolah, tempat kerja hingga Kota Banjarmasin.

“Kami mengajak generasi muda menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas. KNPI siap bekerja sama dengan kepolisian, dinas pendidikan dan instansi terkait untuk menekan kenakalan remaja,” pungkasnya.

Penulis : Arsuma
Editor :  Mercurius

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Related posts

Sambut HUT ke 80 Bhayangkara, Polresta Banjarmasin Gelar Bakti Religi di Tempat Ibadah

Pengayuh Sepeda Tewas Terlibat Laka dengan Tronton di Dekat Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Polisi Ungkap Modus Transaksi Ekstasi Terdakwa Siti Sarah