Polsek Muara Harus Cek Jagung Pakan, Kekeringan dan Serangan Hama Jadi Kendala

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
TANAMAN JAGUNG – Personel Polsek Muara Harus saat melakukan pengecekan tanaman jagung pakan di Desa Harus, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Rabu (25/8/2026) sore. (foto: istimewa)

Tabalong, BARITOPOST.CO.ID Di tengah kondisi musim kemarau, Polsek Muara Harus melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pakan di Desa Harus RT 03, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Rabu (25/8/2026) sore.

Pengecekan dilakukan personel Polsek Muara Harus, Aiptu Suprapto dan Briptu Bima Yauma Yazakka, atas arahan Kapolsek Muara Harus Iptu H. Abdul Gani, S.E.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemantauan dan pendampingan program ketahanan pangan, khususnya pengembangan tanaman jagung pakan di wilayah Kecamatan Muara Harus.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung tersebut dikelola Arbain dari Kelompok Tani Harapan Kita dengan luas lahan sekitar satu hektare. Jenis yang ditanam merupakan jagung pakan atau bibit hibrida NK 19 bantuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong.

Tanaman saat ini telah berusia sekitar enam minggu dan diperkirakan memasuki masa panen pada November 2026. Lahan menggunakan pola tanam monokultur dengan sumber air berasal dari tadah hujan dan sumur.

Lahan tersebut merupakan area rawa yang sebelumnya dimanfaatkan untuk tanaman padi. Dalam proses budidayanya, petani telah melakukan pemupukan sebanyak dua kali dan penyemprotan gulma sebanyak dua kali.

Namun, kondisi kemarau menjadi salah satu kendala dalam pertumbuhan tanaman. Ketergantungan terhadap curah hujan membuat ketersediaan air menjadi perhatian, terlebih kondisi lahan saat ini mulai terdampak kekeringan.

Selain persoalan air, petugas juga menemukan serangan sejumlah hama, seperti ulat, tupai dan monyet yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman serta hasil produksi.

Dengan kondisi tersebut, tanaman jagung diperkirakan menghadapi risiko gagal panen apabila kebutuhan air tidak terpenuhi. Sementara hasil produksi hingga saat ini belum dapat dipastikan karena tanaman masih dalam tahap pertumbuhan.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan pengecekan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri melalui jajaran kewilayahan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian masyarakat. Apabila ditemukan kendala, khususnya terkait cuaca, ketersediaan air maupun serangan hama, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait sehingga dapat dicarikan solusi yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mengantisipasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi hasil panen.

“Harapannya, sinergi antara petani, kelompok tani, pemerintah daerah dan Polri dapat terus terjalin dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.

Follow Google News Barito Post

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar