Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 Piala Presiden 2026 wilayah Kalsel telah dimulai. Seluruh Kabupaten dan Kota mengirimkan utusannya, Senin (22/6/2026) di Lapangan Mini Soccer SKB Mulawarman Banjarmasin.
Masing-masing tim sebelumnya telah melalui proses kompetisi di tingkat daerah masing-masing sejak Mei lalu. "Secara keseluruhan, ada 18 tim di kategori U10 dan 18 tim di kategori U12 yang merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota se-Kalsel," ungkap Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalsel, Baktiansyah.
Pelaksanaan festival ini, lanjutnya, telah dimulai kompetisinya dari tingkat kabupaten kota sejak bulan Mei 2026. "Sekarang pertandingan menggunakan format setengah kompetisi di babak pendahuluan.
Setiap grup akan meloloskan satu tim juara ditambah dua runner-up terbaik dari keseluruhan grup," bebernya.
Dengan formula tersebut, total delapan tim dari masing-masing kelompok usia akan melaju ke babak delapan besar yang dilanjutkan dengan sistem gugur hingga partai final. Seluruh rangkaian pertandingan, termasuk babak final, dijadwalkan tuntas pada hari Rabu mendatang.
Yang menjadikan festival ini istimewa, sambungnya, juara dari masing-masing kelompok usia berhak melaju mewakili Kalsel ke tingkat nasional yang kemungkinan akan dilaksanakan di Jakarta. "Di level nasional bakal diikuti para juara 38 provinsi se-Indonesia," ucap Baktiansyah.
Kepala Dispora Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Heru Susmianto, menjelaskan bahwa dukungan pemerintah provinsi terhadap penyelenggaraan festival ini terutama diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. "Bersyukur dua lapangan di SKB bisa dipakai untuk Piala Presiden yang dibangun 2022," ujar Heru.
Soal pendanaan, Heru mengakui bahwa anggaran untuk festival usia dini ini disesuaikan dengan ketersediaan yang ada, mengingat informasi pelaksanaan kegiatan baru diterima belakangan dan tidak terprogram sejak awal. Meski demikian, Dispora Kalsel tetap memberikan dukungan penuh karena event ini sejalan dengan misi pembudayaan olahraga sejak usia dini.
"Kita bekerja sama dengan PSSI, anggarannya kita sesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Meskipun ini agak sedikit yang belum terprogram di awal karena informasinya belum ada di 2025 kemarin. Tapi tetap kita support, karena ini masih level anak-anak, masih pembudayaan bagaimana mereka bisa meningkatkan minat terhadap cabang olahraga," jelasnya.
Heru juga menyoroti momentum yang pas dari penyelenggaraan festival ini, bertepatan dengan berlangsungnya Piala Dunia 2026 yang turut menciptakan euforia sepak bola di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Selatan.
"Ini kan juga momen Piala Dunia, saat ini Piala Dunia sedang berlangsung, tentunya menjadi euforia juga di daerah-daerah kita," ungkapnya.
Dengan euforia Piala Dunia yang masih hangat dan semangat juang dari 36 tim muda se-Kalimantan Selatan, festival ini menjadi panggung pertama bagi banyak talenta cilik untuk membuktikan diri. "Sebelum nantinya bertarung mewakili Banua di kancah yang lebih besar," imbuhnya.
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post