Petir Sambar Kapal Nelayan, Satu Orang Hilang di Perairan Senakin Kotabaru

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut akibat insiden sambaran petir yang menimpa kapal nelayan di Perairan Senakin, Kabupaten Kotabaru, Minggu (14/6/2026). (Foto: Istimewa)

Kotabaru, BARITOPOST.CO.ID Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut akibat insiden sambaran petir yang menimpa kapal nelayan di Perairan Senakin, Kabupaten Kotabaru, Minggu (14/6/2026).

Informasi kejadian diterima Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kotabaru dari Polairud Kotabaru sekitar pukul 14.27 WITA. Korban diketahui berinisial M (42), warga Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.

Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA saat korban bersama seorang rekannya sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di Perairan Senakin.

Ketika berada di lokasi, cuaca mendadak memburuk. Tak lama kemudian, petir menyambar kapal nelayan yang mereka gunakan.

Akibat sambaran tersebut, korban dan rekannya terpental hingga jatuh ke laut. Rekan korban berhasil naik kembali ke atas kapal dan segera melaporkan kejadian itu kepada Polairud Kotabaru.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Pos SAR Kotabaru guna mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin langsung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Kotabaru yang terdiri dari lima personel menuju lokasi kejadian pada pukul 14.45 WITA.

Tim SAR bergerak menggunakan kendaraan Rescue Car Hilux dan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mempercepat mobilisasi menuju area pencarian.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Pos SAR Kotabaru, Polairud Kotabaru, BPBD Kotabaru, serta para nelayan setempat.

Selain itu, tim juga didukung berbagai peralatan SAR seperti RIB, perlengkapan komunikasi, peralatan water rescue, peralatan selam, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan seluruh unsur yang terlibat telah bergerak melakukan pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian dan memperluas cakupan pencarian berdasarkan analisis arus laut serta informasi dari saksi.

“Setelah menerima laporan, tim rescue segera kami kerahkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian. Saat ini korban masih dalam pencarian dan seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya secara maksimal dengan mengoptimalkan metode penyisiran di permukaan air maupun pemantauan di sekitar area kejadian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cukup baik sehingga mendukung pelaksanaan operasi SAR.

Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di perairan.

“Apabila terjadi keadaan darurat, segera laporkan kepada instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan akan melanjutkan upaya pencarian dengan berkoordinasi bersama seluruh unsur terkait guna mempercepat proses penemuan korban.

Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius

Follow Google News Barito Post

Related posts

Delapan Motor Balap Liar Diamankan, Polresta Banjarmasin Bentuk Tim Khusus Anti-Balap Liar

Patroli URC Polresta Banjarmasin Sita Tiga Sajam, Tiga Remaja Diamankan

Usai Patroli Kamtibmas, Plh Kapolresta Banjarmasin Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga dan Wartawan