Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID – Satu persatu peserta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally Banua mulai datang. Pihak penyelenggara dan IMI Kalse pun terus mematangkan persiapan untuk menggelar seri 1 dan seri 2 yang berlangsung 8 hingga 10 Mei 2026 di kawasan Citra Mandiri City (CMC), Banjarbaru.
"Peserta rally sudah mulai berdatangan ke Kalsel," ungkap Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel, Edy Sudarmadi, Selasa (5/5/2026) di Banjarbaru.
Mobil-mobil rally yang sudah tiba, lanjutnya, langsusung diarahkan menuju Citra Mitra sebagai pusat display dan parkir. "Ini kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung kendaraan rally dengan spesifikasi tinggi,” ungkapnya.
Kendaraan yang akan berlaga dalam Kejurnas Rally Banua 2026, sambungnya, sudah berstandar tinggi, bahkan mendekati spesifikasi World Rally Championship (WRC).
“Mobil-mobil ini full spec, sistem keamanan tinggi dan performa mesin yang luar biasa. Bahkan pembalap dari Kalsel juga sudah menggunakan kendaraan dengan spesifikasi tertinggi,” bebernya.
Edy pun mengajak masyarakat Kalsel untuk turut meramaikan ajang nasional ini yang dinilai berdampak pada sektor pariwisata daerah.
“Silakan masyarakat hadir dan menyaksikan langsung pada 8 hingga 10 Mei. Venue utama berada di Citra Mitra City, serta beberapa lokasi lain seperti kawasan Martadah dan PTPN,” tuturnya.
Untuk menyukseskan pelaksanaan, ditambahkannya, pihaknya juga tengah memantapkan persiapan dengan menggelar briefing dan regrouping, Selasa (5/5/2026) di GOR Rudy Resnawan, Banjarbaru.
"Kami memberikan pembekalan teknis kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya para marshal yang akan bertugas di lintasan," terangnya.
Peserta juga dikenalkan kembali mengenai rambu-rambu dan simbol dalam olahraga reli guna menghindari kesalahpahaman serta meminimalisir risiko saat perlombaan berlangsung. "Briefing ini menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi seluruh personel di lapangan. Sekaligus memberikan edukasi dan pemahaman terkait bagaimana pelaksanaan rally nanti, termasuk tugas-tugas personel di lintasan mulai dari kendaraan start hingga menuju Special Stage (SS)," tegasnya.
Pemahaman yang sama antarpetugas, menurutnya, menjadi kunci agar pelaksanaan event berjalan rapi dan selaras dari awal hingga garis finis.
“Karena ini track open, kita harus pastikan benar-benar steril. Tidak boleh ada kendaraan atau masyarakat yang masuk ke area lintasan, termasuk panitia yang tidak berkepentingan. Semua demi menjaga keselamatan,” imbuhnya.
Penulis: Tolah
Follow Google News Barito Post