Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Manajemen Peseban Banjarmasin kembali mengumpulkan pemain untuk menerima piala yang sukses meraih gelar juara ketiga pada Piala Soeratin U-17 zona Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026. Sekaligus pererat silaturahmi yang juga dihadiri perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalsel, Senin (12/10/2026) malam di Restoran Lima Rasa Banjarmasin.
Pertemuan dengan pemain yang dihadiri Sekretaris Umum PSSI Kalsel, Baktiansyah, menjadi momen pertemuan pertama dengan manajemen dan pemain setelah hampir dua bulan tidak ada agenda bersama usai kompetisi Piala Soeratin U-17 berakhir.
“Alhamdulillah kami dari manajemen Peseban Banjarmasin mengadakan ajang silaturahmi antara manajemen beserta pemain Piala Soeratin U-17. Pada malam hari ini juga menjadi kesempatan bagi kami dari manajemen untuk bisa menyerahkan secara simbolis piala juara tiga Kejuaraan Soeratin U-17 Kalsel tahun 2026,” sebut Manajer Peseban Banjarmasin, Muhammad Sadiq.
Ia menjelaskan, piala tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Sekretaris Umum PSSI Kalsel kepada manajemen, bersamaan dengan medali dan sertifikat penghargaan bagi para pemain dan ofisial tim.
“Harapannya dengan adanya medali dan sertifikat itu, untuk anak-anak ke depannya bisa dipakai. Tentu dengan adanya sertifikat atau penghargaan yang telah diberikan oleh PSSI Kalsel, ini menjadi penambah semangat buat anak-anak untuk bisa terus berprestasi di dalam dunia sepak bola maupun juga di luar sepak bola,” terangnya.
Meski kompetisi telah usai, Sadiq menegaskan manajemen tetap berencana menggelar latihan rutin bersama para pemain untuk menjaga kesiapan tim menghadapi kompetisi berikutnya.
“Kita tetap menjaga silaturahmi, kemudian kita dari manajemen juga masih tetap merencanakan akan ada pertemuan latihan rutin. Insya Allah akan ada latihan-latihan bersama, walaupun tidak ada kompetisi. Tentu kita berharap nanti dengan adanya latihan-latihan bersama itu, apabila nanti ada kompetisi, pemain sudah siap,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Peseban Banjarmasin, H Hermansyah, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian juara ketiga yang diraih tim U17 pada kompetisi Piala Soeratin 2026. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut diraih dengan perjuangan tidak mudah, mengingat pertandingan berlangsung jauh dari Kota Banjarmasin.
“Kami sangat bersyukur, usaha para manajer beserta para ofisial dan pemain untuk meraih juara tiga ini tidak mudah, karena kita bermainnya sangat jauh dari Kota Banjarmasin, di Kabupaten Tanah Laut, Kecamatan Kintap. Tetapi ini tidak mengurangi semangat anak-anak kita. Bersyukur meraih juara tiga dalam kompetisi yang diikuti oleh 12 kabupaten/kota se-Kalsel,” beber Hermansyah yang juga Ketua KONI Banjarmasin ini.
Ia menilai, capaian tersebut menjadi modal besar bagi Peseban Banjarmasin untuk terus meningkatkan prestasi, bahkan menargetkan mempertahankan performa pada kompetisi serupa tahun depan.
“Ini modal besar kita untuk Peseban agar lebih baik lagi, lebih berprestasi, dan minimal untuk tahun depan mempertahankan. Kami berpesan kepada seluruh pemain agar performa yang sudah ditunjukkan kemarin bisa dipertahankan, minimal, kalau bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.
Hermansyah menegaskan, target Peseban Banjarmasin pada musim depan tidak hanya sebatas mempertahankan gelar, melainkan mampu meloloskan diri ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Kami tahun depan punya target minimal, kita lolos di zona Kalsel ini. Berarti karena hanya satu yang diambil, berarti harus juara. Itu target kami untuk tahun depan,” ucapnya.
Ia turut mengajak masyarakat Kota Banjarmasin untuk terus mendukung para pemain muda Peseban dalam setiap kompetisi yang diikuti. Hermansyah juga berpesan kepada orang tua pemain agar senantiasa menjaga kondisi fisik putra-putrinya, mengingat sewaktu-waktu bisa dipanggil mengikuti seleksi jenjang kompetisi lebih tinggi, baik tingkat Pra-PON maupun Liga 4.
“Kami berharap kepada masyarakat Kota Banjarmasin untuk selalu mendukung para pemain kita untuk berkompetisi, dan juga kepada orang tua mereka untuk menjaga anak-anaknya agar selalu berlatih, menjaga fisik, dan jangan sampai cedera, karena sewaktu-waktu bisa dipanggil. Sampai hari ini kita belum tahu lagi regulasinya, semoga sebelum akhir tahun ada kompetisi-kompetisi yang melibatkan Piala Soeratin berikutnya,” imbuhnya.
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post