oleh

Pembakal Ujung Tombak Keberhasilan Dana Desa

Banjarbaru,BARITO – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menegaskan, pembakal atau kepala desa (kades) merupakan ujung tombak percepatan manfaat  dana desa.

Hal itu diungkapkan gubernur dalam sambutannya pada Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 di Gedung Idham Chalid Kompleks Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Selasa (25/2) pagi .

Hadir dalam kegiatan itu sekitar 2.000 peserta, terdiri dari kades se-Kalsel, jajaran forkominda, aparat hukum dan pejabat terkait.

“Kepala desa atau pembakal itu ujung tombak pengelolaan dan pemanfaatan dana desa. Cuma memang (mengelolanya) membuat pusing kepala,” ujarnya.

Menurut Paman Birin, begitu gubernur kerap disapa, saat ini manfaat dana desa telah tercapai secara signifikan. Dengan demikian, imbuhnya, program dari Presiden Joko Widodo tersebut sudah sangat tepat dan dana desa sangat berarti bagi masyarakat.

” Mudah-mudahan dana desa lebih cepat sampai ke desa dan dapat dimanfaatkan oleh aparat desa dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Berkait Penghargaan dari Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Kalimantan Selatan untuk Kabupaten Balangan, Gubernur berharap hal itu dapat diikuti oleh kabupaten lain.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan memberikan piagam penghargaan kepada tiga pemerintah daerah yang mampu memfasilitasi penyaluran Dana Desa Tahap I tahun anggaran 2020 secara lebih cepat.

Pemerintah kabupaten itu, adalah Balangan, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Utara.

Dalam hal ini, Pemkab Balangan bukan  hanya tercepat untuk Tahap I 2020, namun sebelumnya pun yaitu Tahap I, II dan III Tahun Anggaran 2019.

Sementara itu, Kepala Balai PMD Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yogyakarta, Drs Sigit Widijatmoko, mengatakan, pada tahun 2020 ini akan disalurkan dana desa sebesar Rp 72 triliun untuk 74.953 desa di seluruh Indonesia.

“Sedangan tujuan dari raker ini adalah  mengoptimalkan sinergitas dan kelembagaan antar kementerian.

Dalam raker tersebut, beberapa narasumber hadir dengan materi pokok, diantaranya tentang peran pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah dalam  pengelolaan dana desa oleh Kemendagri. Materi lainnya dari narasumber dari Kementerian Keuangan adalah tentang kebijakan dan alokasi dana desa tahun 2020.

Materi selanjutnya adalah tentang prioritas dana desa dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat, penanganan stunting oleh pembicara dari Kementerian  Desa,  Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Penulis: Cynthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed