Kolaborasi dengan Optik, Polresta Banjarmasin Siapkan 1.000 Kacamata Gratis untuk Pelajar

SLIT LAMP - Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar didampingi Wakapolresta Banjarmasin AKBP Arwin Amrih Wientama meninjau langsung pemeriksaan kesehatan mata menggunakan alat Slit Lamp terhadap salah seorang pelajar dalam kegiatan Bakti Kesehatan menyambut HUT ke-80 Bhayangkara, Senin (22/6/2026). (foto: sum/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Banjarmasin terus menggencarkan kegiatan Bakti Kesehatan (Bakkes) bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Bekerja sama dengan Plaza Optik dan Optik Express, Polresta Banjarmasin menggelar pemeriksaan kesehatan mata gratis sekaligus menyiapkan 1.000 kacamata untuk para siswa yang membutuhkan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (22/6/2026) pagi tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelayanan sosial Polri kepada masyarakat dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.

Salah seorang pelajar SMAN 11 Banjarmasin, Humaira, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Menurutnya, kacamata yang diterimanya membuat aktivitas belajar menjadi lebih nyaman.

“Sekarang lebih jelas melihat tulisan di papan dan membaca buku. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat membantu pelajar yang mengalami gangguan penglihatan,” ujarnya.

Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya Plaza Optik dan Optik Express yang turut berkontribusi dalam pemeriksaan serta penyediaan kacamata gratis.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan mata pelajar menjadi hal penting di tengah tingginya penggunaan perangkat digital seperti telepon genggam, laptop, maupun gadget lainnya dalam aktivitas belajar sehari-hari.

“Anak-anak sekarang tidak bisa lepas dari penggunaan gadget dan perangkat elektronik. Jika penggunaannya berlebihan tentu dapat memengaruhi kesehatan mata. Karena itu kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai langkah deteksi dini maupun pencegahan,” ujarnya.

Ia berharap jumlah pelajar yang membutuhkan kacamata tidak terlalu banyak.

Namun apabila ditemukan gangguan penglihatan, pihaknya ingin memastikan para siswa mendapatkan penanganan yang tepat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Selain kegiatan ini, di Rumah Sakit Bhayangkara juga tersedia layanan kesehatan mata yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.

Timbul menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan bagi Polri untuk semakin dekat dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan kesehatan.

Sementara itu, Owner Optik Express, Aristio Amd RO, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut pemeriksaan kesehatan mata telah menjangkau 14 sekolah mulai tingkat SD, SMP hingga SMA di Kota Banjarmasin.

“Dari sekitar 2.500 pelajar yang telah diperiksa, terdapat sekitar 620 siswa yang membutuhkan kacamata. Jumlah itu masih bisa bertambah sesuai hasil pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.

Meski target awal penerima hanya sekitar 500 siswa, pihaknya telah menyiapkan hingga 1.000 unit kacamata guna mengantisipasi kebutuhan di lapangan.

“Kami hanya membantu dari sisi teknis. Untuk pelaksanaan dan koordinasi tetap bersama Polresta Banjarmasin serta pihak sekolah. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi para pelajar,” katanya.

Hal senada disampaikan GM Plaza Optik, Supria Amd RO.

Ia berharap kolaborasi antara dunia usaha dan kepolisian dalam bidang kesehatan masyarakat dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Program seperti ini sangat positif karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya pelajar. Kami siap mendukung kegiatan serupa apabila kembali dilaksanakan,” tuturnya.

Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius

Follow Google News Barito Post

Related posts

Usai Ditangkap Tim SIRI Kejagung, Richard Arief Muljadi segera Kembali Duduk di Kursi Pesakitan

Kasus Pembunuhan di Kawasan Mesjid Jami Mulai Disidangkan, Terdakwa Camuh Didakwa Tikam Korban hingga Tewas

Polisi Beberkan Pengungkapan Kasus Iwan Bujal, 14 Paket Sabu Disita dari Rumah Terdakwa