Habib Hasyim Diharapkan Kontribusinya Untuk Masyarakat Kalsel

JUMPA PERS-Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel H Mansyur didampingi petinggi Fraksi Nasdem Kalsel saat memberikan keterangan kepada wartawan usai prosesi PAW Habib Hasyim di DPRD Kalsel.(foto : sophan/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Ketua DPW Partai Nasdem Kalimantan Selatan H Mansyur mengucap syukur terlaksananya prosesi pengambilan sumpah/janji Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kalsel Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya, S.Pd, M.Pd yang menggantikan H Mustohir Arifin untuk sisa masa jabatan 2024-2029.

"Alhamdullilah hari ini Habib Hasyim resmi dilantik oleh Ketua DPRD Kalsel menggantikan Mustohir Arifin untuk melanjutkan sisa waktu 2024-2029," ucapnya, Kamis (30/4/2026).

Pengusaha sukses ini juga berharap dengan pelantikan PAW dari Partai Nasdem Kalsel ini semoga lebih baik lagi kedepannya dan berkontribusi sebagai anggota dewan.

"Mudah-mudahan lebih baik dan berkontribusi secara aktif dengan pemerintah daerah dan masyarakat di Kalsel," harapnya.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalsel Gusti Miftahul Chotimah menambahkan dengan dilantiknya Habib Hasyim, maka yang bersangkutan melanjutkan tugas sebagai wakil rakyat.

"Beliau ditempatkan di Komisi I membidangi pemerintahan dan hukum," ujar Miftahul Chotimah.

Politisi cantik karib disapa Emma menegaskan penempatan Habib Hasyim di Komisi I itu melanjutkan posisi yang ditinggalkan oleh anggota sebelumnya.

Emma melanjutkan dengan PAW ini Habib Hasyim sebagai anggota dewan baru agar lebih aktif lagi dan membawa warna yang baru untuk kebaikan Partai Nasdem kedepan.

"Sementara tidak ada perubahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Habib Hasyim ditempatkan di Komisi I dan Badan Kehormatan (BK)," tutupnya.

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Related posts

Setwan dan Komisi I DPRD Kalsel Selaraskan Kebutuhan Program dan Kegiatan 2027 Dengan Kemampuan Keuangan Daerah

Wakil Rakyat Apresiasi Diskominfo Kalsel Perkuat Sinergi Komunikasi Publik Antar Lembaga Pemerintah

Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi Mulai Telusuri Dugaan Penyimpangan