Gubernur Muhidin Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Tetap Terjaga di Atas Nasional dan DKI Jakarta

EKONOMI KALSEL-Gubernur Kalsel H Muhidin sampaikan pertumbuhan ekonomi Kalsel melampaui nasional dan DKI Jakarta.(foto : ist)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menegaskan komitmennya terus menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 5,67 persen lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,61 persen.

Muhidin optimistis perekonomian Kalimantan Selatan masih memiliki peluang untuk tumbuh lebih baik dengan didukung sejumlah indikator positif, di antaranya realisasi investasi yang terus meningkat hingga mencapai sekitar Rp32 triliun pada tahun 2025 serta tingkat inflasi daerah yang semakin terkendali.

"Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi kita cukup baik, yakni 5,67 persen melampaui angka nasional yang sebesar 5,61 persen. Selain itu tingkat inflasi kita juga relatif rendah," ujar Muhidin di Banjarmasin kepada wartawan.

Gubernur Muhidin menyampaikan kondisi perekonomian Kalsel usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda Penyerahan Dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2025, Kamis (11/6/2026).

Untuk mempertahankan capaian tersebut, Pemprov Kalsel terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Sebelum menetapkan berbagai kebijakan strategis, Pemprov Kalsel terlebih dahulu menggelar rapat pendahuluan bersama Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta sejumlah instansi vertikal lainnya.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga berencana melibatkan DPRD Kalsel dalam pembahasan berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kondisi keuangan dan perekonomian daerah.

Muhidin menjelaskan bahwa kondisi inflasi di Kalimantan Selatan menunjukkan tren yang semakin baik. Pada Mei 2026, posisi inflasi daerah masih berada pada peringkat keenam secara nasional. Namun, memasuki Juni 2026, angka tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Sebelumnya pada Mei 2026 inflasi kita berada di urutan keenam, tetapi pada Juni angkanya turun cukup jauh. Alhamdulillah, kondisi inflasi kita sekarang sudah semakin baik,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan sempat mendapat perhatian dari Kementerian Dalam Negeri terkait kondisi inflasi. Menyikapi hal tersebut, Pemprov Kalsel segera melakukan berbagai rapat koordinasi dan langkah pengendalian sehingga kondisi inflasi berhasil ditekan.

Saat ditanya mengenai peluang pertumbuhan ekonomi Kalsel ke depan, Muhidin kembali menyatakan optimismenya. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap berada di atas rata-rata nasional.

Berdasarkan data Biro Perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan, pertumbuhan ekonomi Kalsel pada triwulan I tahun 2026 tercatat sebesar 5,67 persen. Angka tersebut tidak hanya melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,61 persen, tetapi juga lebih tinggi dibandingkan Provinsi DKI Jakarta yang pada periode yang sama mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,59 persen.

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

Related posts

Supian HK Tinjau Pengerukan Jalur Sungai Baru di Danau Panggang

Pansus BBM Himpun Informasi Dari Hiswana Migas dan AKR Corporindo

Pansus I Kecewa Sejumlah Kepala Perangkat Daerah Tak Hadir