oleh

Dana Hibah Cuma Rp200 juta, KORMI Kalsel Sampaikan Keluhan ke DPRD Kalsel

Banjarmasin, BARITO – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Selatan sampaikan aspirasi minimnya dana hibah yang diterima ke DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui Komisi IV membidangi keolahragaan.

Dari informasi yang disampaikan KORMI Kalsel saat rapat dengan Komisi IV DPRD Kalsel, ternyata dana hibah yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp200 juta.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin mengatakan kedatangan KORMI Kalsel dalam rangka menyampaikan kekecewaan mereka terkait minimnya dana hibah yang diberikan oleh pemerintah provinsi.

“Tahun 2021, KORMI Kalsel hanya mendapatkan dana hibah sebesar Rp200 juta,” sebut Lutfi, Kamis (4/3/2021).

Dijelaskan Lutfi kedudukan KORMI Kalsel sejajar dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan National Paralympic Committee (NFC) Indonesia, karena sebagai sebuah wadah induk olahraga yang membawahi berbagai macam olahraga masyarakat tradisional.

“Padahal banyak sekali induk olahraga yang ditangani, namun dengan uang Rp200 juta cukup untuk apa,” kata politisi Gerindra ini.

Karena itu, imbuhnya, dengan pertemuan yang dilakukan KORMI Kalsel bersama Komisi IV DPRD Kalsel harapannya dapat diatasi dan diayomi bersama untuk tujuan kebaikan dalam memajukan olahraga masyarakat di banua Kalsel.

“Kami sarankan selalu berkomunikasi agar KORMI Kalsel dapat meningkatkan prestasi,” pintanya.

Menurut Lutfi, KORMI Kalsel sebenarnya memiliki potensi yang dapat dibanggakan masyarakat Kalsel, karena pernah menyabet juara nasional pada KORMI 2015 Banjarmasin, juara umum 3 di Samarinda.

“Dilihat dari prestasi, KORMI Kalsel sangat membanggakan,” pujinya.

Oleh sebab itu, tukas Lutfi, perlu diberikan dukungan oleh semua pihak agar KORMI Kalsel dapat meningkatkan prestasi lagi, sementara pihaknya akan memperbaiki koordinasi dan tatacara penganggaran.

“Dalam anggaran perubahan nantinya kita akan perjuangkan untuk KORMI Kalsel,” janjinya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalsel Hermansyah mengatakan dana hibah yang diperuntukkan KORMI Kalsel hanya untuk administrasi saja.

“Dana hibah itu untuk administrasi saja dan mereka memahami, mengingat kondisi anggaran keuangan daerah imbas pandemi Covid-19,” kata Hermansyah.

Diungkapkannya dana hibah saat ini terbagi dalam beberapa hal, terutama untuk persiapan melakukan kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Papua, yang memerlukan penganggaran yang cukup besar.

Penulis : Sopian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed