BRI Balikpapan Sudirman Dukung Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro, Libatkan 1.000 Pelaku UMKM

Dukung Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro, Libatkan 1.000 Pelaku UMKM

Balikpapan, BARITOPOST.CO.ID – Upaya memperkuat ekosistem usaha mikro terus dilakukan melalui penyelenggaraan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Bukan Sekadar Tilang, Ditlantas Polda Kalsel Siapkan Teknologi dan Kajian Akademik Wujudkan Zero ODOL 2027

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 pelaku usaha mikro dari berbagai sektor yang berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur. Festival ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, pemerintah, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat perlindungan usaha mikro yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur beserta jajaran pemerintah daerah, instansi terkait, serta perwakilan sektor perbankan, termasuk BRI Branch Office Balikpapan Sudirman.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tilang, Ditlantas Polda Kalsel Siapkan Teknologi dan Kajian Akademik Wujudkan Zero ODOL 2027

Branch Office Head BRI Balikpapan Sudirman, Sudadi, mengatakan festival tersebut merupakan momentum penting untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai berbagai layanan yang dapat mendukung perkembangan bisnis mereka.

Menurutnya, pelaku usaha mikro tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan, edukasi, dan perlindungan usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi.

“Melalui Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro ini, kami berharap para pelaku usaha dapat semakin berkembang, naik kelas, dan memiliki ketahanan usaha yang lebih baik. BRI berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan akses layanan keuangan yang mudah, aman, serta sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM,” ujar Sudadi.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tilang, Ditlantas Polda Kalsel Siapkan Teknologi dan Kajian Akademik Wujudkan Zero ODOL 2027

Ia menambahkan, penguatan sektor usaha mikro menjadi bagian penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Karena itu, BRI terus menghadirkan berbagai program pembiayaan, layanan digital, hingga pendampingan usaha yang dirancang sesuai kebutuhan pelaku UMKM.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro yang selama ini berperan besar dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tilang, Ditlantas Polda Kalsel Siapkan Teknologi dan Kajian Akademik Wujudkan Zero ODOL 2027

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sektor perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.

Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, mulai dari sosialisasi program perlindungan usaha, konsultasi bisnis, informasi akses pembiayaan, hingga pengenalan layanan digital yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Selain memberikan informasi mengenai pengelolaan usaha yang sehat, kegiatan tersebut juga mendorong pelaku usaha untuk lebih memahami pentingnya mitigasi risiko dan perlindungan usaha sebagai bagian dari strategi menjaga keberlangsungan bisnis.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tilang, Ditlantas Polda Kalsel Siapkan Teknologi dan Kajian Akademik Wujudkan Zero ODOL 2027

Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha diharapkan semakin siap menghadapi tantangan usaha, memanfaatkan peluang yang tersedia, serta memperluas akses terhadap layanan keuangan formal.

Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

Dengan meningkatnya akses pembiayaan, literasi keuangan, dan perlindungan usaha, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usahanya serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.